PENGANTIN PRia Cuma Melongok, Belum Malam Pertama, Pria Lain Sudah 'Cicipi' Mempelai Wanita

Si tamu pria ini begitu agresif, meraba-raba bagian tubuh si mempelai wanita hingga hendak menelanjanginya

Tayang:
Editor: Wiedarto
24H
Seorang tamu undangan bersikap tidak senonoh, meraba pengantin wanita hampir menelanjanginya di hadapan mempelai pria. 

SRIPOKU.COM, CHINA--Tradisi turun temurun tak selalu dapat diterima oleh generasi terbaru. Adab zaman berubah seiring waktu, dan tak jarang tradisi pun memudar bahkan dihilangkan sesuai norma-norma yang jadi kesepakatan bersama.

Pernikahan yang viral kali ini adalah karena ketidakberterimaan para warga internet dengan ritual yang dilakukan atas mempelai wanita.

Tamu undangan mendadak menyerang mempelai wanita secara tiba-tiba.
Si tamu pria ini begitu agresif, meraba-raba bagian tubuh si mempelai wanita hingga hendak menelanjanginya di hadapan seluruh tamu sebagaimana disadur dari ET Today.

Dalam beberapa waktu, tak ada yang coba menghentikan aksi agresif dan binal tamu pria itu.

Tidak juga dari mempelai pria, yang belakangan ketiban bullying dari warga internet China karena dianggap 'tidak jantan' hingga tidak benar-benar mencintai si mempelai wanita.

Peristiwa pernikahan berbalut tradisi ini terjadi di kota Fuyang, provinsi Anhui, China. Tak lama kemudian, seorang gadis yang disebut-sebut sebagai sahabat mempelai wanita dengan cepat datang membantu.

Ia coba melindungi pengantin wanita dari aksi tak terpuji tamu pria, lalu membantu pengantin wanita bangun dan berdandan. Pengantin wanita masih terlihat kaget dan panik.

Hal yang paling luar biasa adalah ketika seorang tamu berlaku nakal pada mempelai wanita.

Si pengantin pria dan kerabat dan teman lainnya hanya bisa berdiri, tampak tak ingin melindungi. Seorang teman datang membantu pengantin wanita dari serangan tamu pria itu.

Ia langsung membawanya ke tempat aman, lalu membantunya merapikan riasan.
Hal itu memicu reaksi keras dari netizen China, setelah foto-foto pernikahan itu beredar di media sosial.

Satu akun warga internet mengatakan bahwa perempuan yang membantu pengantin wanita berprofesi sebagai polisi.

Tindakan kemurahan hati gadis itu mendapat banyak pujian, sangat kontras dengan kritik atas tindakan mempelai pria.

Netizen berlomba-lomba membahas sikap mempelai pria, mengatakan bahwa dia tidak berani melindungi istrinya karena tidak ingin kehilangan muka para tamu pernikahan.

“Apakah mempelai pria adalah orang yang tidak terlihat?”, kata seorang netizen.

“Jika dia benar-benar mencintai, maka tidak ada laki-laki yang bisa tahan istrinya diperlakukan seperti itu "," Kebiasaan ini akan segera dihentikan."

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved