Berita International
Kisah Tragis Astronot Asal Uni Soviet yang Jatuh Dari Ruang Angkasa Jasadnya Sangat Mengenaskan
Tahun 1967 memperingati 50 tahun Revolusi Rusia, Vladimir Komarov dikirim ke ruang angkasa namun nasibnya berakhir sangat mengerikan.
Dia bahkan menulis memo 10 halaman yang diteruskan ke Venyamin Russayev, mantan Intelijen Soviet.
"Desainer Soviet menghadapi tekanan politik untuk keajaiban kosmik baru. Soyuz sedang terburu-buru untuk beroperasi sebelum semua masalah diselesaikan," tulis penulis Francis French dalam bukunya In the shadow of the Moon.
Dalam penceritaan ulang dramatis "Starman", Komarov takut dia akan mati jika dia bergabung dengan misi.

Tetapi menolak mundur untuk melindungi Gagarin, pilot cadangan dan teman dekatnya.
Namun menurut para ahli, pemilihan Gagarin sebagai pilot cadangan hanyalah skenario belaka.
Karena setelah menjadi orang pertama yang terbang ke luar angkasa, ia dianggap sebagai harta nasional.
Pejabat Soviet tidak mungkin mengirim Gagarin dalam misi apa pun jika ada risiko berbahaya.
Pada 23 April 1967, Komarov melakukan penerbangan yang berbahaya itu.
Dalam 24 jam, dia telah mengorbit Bumi sebanyak 16 kali, tetapi Komarov tidak dapat menyelesaikan tujuan akhir misi tersebut.
Itu karena salah satu dari dua panel surya yang menggerakkan pesawatnya gagal terbuka.
Pejabat Soviet rupanya membatalkan peluncuran modul kedua dan kemudian mengarahkan Komarov untuk kembali ke Bumi.
Terlepas dari penguasaan keterampilannya, Komarov masih kesulitan menangani pesawatnya dan jelas kesulitan mengerem misil.

Dia kehilangan kendali dua penerbangan lagi di sekitar Bumi sebelum akhirnya bisa kembali ke atmosfer.
Saat mencapai ketinggian 23.000 kaki, parasut Komarov tidak bisa dibuka.
Ternyata sistem parasut itu kacau, terjadi masalah saat ia kembali ke atmosfer bumi.