Berita International
Kisah Tragis Astronot Asal Uni Soviet yang Jatuh Dari Ruang Angkasa Jasadnya Sangat Mengenaskan
Tahun 1967 memperingati 50 tahun Revolusi Rusia, Vladimir Komarov dikirim ke ruang angkasa namun nasibnya berakhir sangat mengerikan.
SRIPOKU.COM - Astronot disebut dengan Angkasawan. Astronot merupakan sebutan untuk orang yang sudah memenuhi pelatihan penerbangan antariksa untuk memimpin, menerbangkan, atau jadi awak pesawat antariksa.
Para astronot pergi ke luar angkasa untuk menjalankan misi tertentu. Misalnya Sally Ride dengan misi STS-7 di tahun 1983, Edwin Aldrin dengan misi Apollo 8 di tahun 1969, dan sebagainya.
Astronot akan menetap di stasiun luar angkasa internasional (International Space Station) dan mengambil bagian dalam kegiatan eksperimen dan penelitian.
Nah Bagai bagaimana jika pesawat yang digunakan astronot mengalami kecelakaan.
Mungkin terdengar lebih ngeri dan menakutkan, dan kenyataannya hal itu ternyata pernah terjadi.
Menimpa seorang astronot asal Uni Soviet, Vladimir Komarov, kosmonot Soviet berbakat yang hidupnya berakhir tragis saat menjalankan misi.
Tahun 1967 memperingati 50 tahun Revolusi Rusia, Vladimir Komarov dikirim ke ruang angkasa namun nasibnya berakhir sangat mengerikan.
• Pasukan Militer Eritrea Gunakan Tangan Besi, Bantai 800 Rakyatnya Sendiri, Lebih Kejam Dari Korut
• Terlalu Andalkan Teknologi, Prajurit AS Kebingungan Lihat Ilmu Hantu Kopassus Bisa Gini dalam Gelap
• SENGAJA Pasang Kamera Ponsel, Karyawati Jebak BOS: Hubungan Intim di Meja Kerja Terekam
Komarov yang telah terbang di sekitar orbit Bumi dengan pesawat Soyuz 1, dirinya justru berjuang untuk kembali ke atmosfer.
Namun, justru berakhir jatuh ke tanah, sekarat dalam ledakan yang mengerikan.
Menurut 24h.com.vn, banyak hal ambigu dalam peristiwa jatuhnya Vladimir Komarov dari ruang angkasa.
Tetapi kematiannya menjadi bukti perlombaan Perang Dingin untuk merebut ruang angkasa.
Menurut laporan, kronologi jatuhnya Komarov terjadi ketika Kedua pesawat ruang angkasa itu akan tiba di titik pertemuan di orbit rendah Bumi.

Komarov akan memarkir peswatnya tepat di sebelah pesawat yang lain, kemudian melakukan space walk di antara kedua kapal tersebut.
Dari situ, ceritanya mulai megerikan, menurut buku "Starman" tahun 2011, pesawat ruang angkasa Soyuz I milik Komarov memiliki "203 masalah struktural" sebelum terbang.
Sebagai pilot cadangan Komanov, astronot terkenal Gagarin dikatakan telah memperdebatkan penundaan misi tersebut.