Berita Palembang

Bambu untuk Curi Ponsel Ditinggal, Kedok Pencuri Terbongkar, Ternyata Dibuat di Depan Korban

Saat itu juga korban langsung mengetahui bahwa pelaku dari pencurian tersebut merupakan Aman.

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Bayazir Al Rayhan
Tersangka Aman (29) pencurian hp di Lorong Limas, Kelurahan 20 Ilir D. IV, Kecamatan IT 1 Palembang diamankan Unit 2 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Selasa (2/3/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pencurian handpone dengan menggunakan bambu yang dirangkai menjadi tangguk ikan terungkap.

Kasus ini terbongkar, karena korban mengenal bambu yang ditinggal pelaku di lokasi kejadian.

Pelaku ternyata Aman (29) warga Lorong Limas, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan IT 1 Palembang.

Kini pelaku telah diamankan anggota Unit 2 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Selasa (2/3/2021) siang.

Aman diamankan usai sebelumnya melakukan aksi pencurian hp dengan cara mencongkel jendela kemudian mengambil hp dengan cara menggunakan tangguk yang sudah disiapkannya.

Salah satu korban yakni Nando Ibrahim (20) yang mendatangi Mapolda Sumsel mengatakan, aksi yang dilakukan tersangka itu dilakukan pada waktu subuh saat dirinya sedang tertidur.

Saat dirinya terbangun pada pukul 06.00 WIB korban mendapati hp nya sudah tidak ada lagi ditempat yang ditaruhnya.

"Jendela kamar itu sudah terbuka dari itu saya sadar bahwa hp sudah dicuri," katanya.

Setelah dicari korban, ternyata tak jauh dari lokasi itu dirinya menemukan sebuah tangguk yang dibuat dari bambu dan jaring yang merupakan milik tersangka.

Saat itu juga korban langsung mengetahui bahwa pelaku dari pencurian tersebut merupakan Aman.

Hal itu dikuatkan karena sebelumnya Aman membuat jaring tersebut saat berada didekatnya.

"Aku taunya itu dari tangguk itu, tangguk itu jelas punya dia karena waktu dia buat ada aku didekatnya," kata Nando.

Lebih lanjut, dikatakannya tersangka merupakan tetangganya sendiri yang tinggal tak jauh dari rumahnya tersebut.

Sementara satu korban lainnya M Fauzan (52) yang bersebelahan dengan rumah Nando mengatakan pada saat kejadian dirinya sedang tidak berada dirumah.

"Aku setengah empat sudah menyiapkan jualan nasi uduk untuk jualan pagi. Waktu itu cuma istri dirumah," kata Fauzan.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved