Breaking News:

Bantah Ikut Rencana Gulingkan AHY, Marzuki Alie Sebut Ada Gerakan Cukup Masif dalam Partai Demokrat

Menurut Marzuki, terdapat gerakan yang cukup masif dalam Partai Demokrat. Gerakan tersebut juga cukup hati-hati, serta ada campur tangan

Editor: Sudarwan
Tribunnews/Herudin
Marzuki Alie 

SRIPOKU.COM - Kader Partai Demokrat asal Sumatera Selatan yang dipecat dari Partai Demokrat karena dinilai  melanggar etika, memberikan komentarnya terkait tudingan atas dirinya yang ikut dalam perencanaan Kongres Luar Biasa (KLB).

Marzuki Alie juga menanggapi tudingan dirinya ikut dalam gerakan ingin melengserkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dari jabatan Ketua Umum Partai Demokrat.

Marziki Alie membantah tudingan tersebut dan menyebut itu hanya sebuah fitnah.

Baca juga: Namanya Turut Dipecat Demokrat, Marzuki Alie Tunggu SK, Syofwatillah Mohzaib: Kebenaran akan Menang

Baca juga: MARZUKI Ali Dipecat, ISU Kudeta Partai Demokrat Makan Korban, Termasuk 6 Kader Senior Lainnya

Marzuki Ali pun mengakui, pernah dihubungi beberapa orang untuk bergabung merancang KLB.

Namun hingga saat ini ia masih belum bisa memutuskan apapun.

"Ada beberapa yang hubungi saya, tapi sampai saat ini saya bilang belum memutuskan apapun."

"Mereka bilang Pak Marzuki kembalilah ke dalam untuk sama-sama membangun lagi partai. Saya bilang sampai saat ini saya belum putuskan," kata Marzuki dikutip dari Kompas TV.

Hal tersebut disampaikannya dalam tayangan video di kanal YouTube Kompas TV pada Senin (1/3/2021).

Ada Campur Tangan Eksternal

Menurut Marzuki, terdapat gerakan yang cukup masif dalam Partai Demokrat.

Gerakan tersebut juga cukup hati-hati, serta ada campur tangan dari pihak eksternal.

Baca juga: Ishak Mekki Minta Marzuki Alie Setop Ganggu AHY dan Partai Demokrat: Apa Mau Kami Buka Semuanya?

Baca juga: Marzuki Alie Angkat Bicara Usai Ishak Mekki dan Kader Demokrat di Sumsel Temui Media: Temui Aku Bae

"Gerakannya cukup masif, hati-hati. Ini kolaborasi internal dan eksternal, enggak bisa sendiri menghadapi kekuatan ini enggak mampu. Pasti ada kekuatan eksternal yang ikut masuk," ungkapnya.

Marzuki juga menambahkan bahwa hal tersebut sah-sah saja jika dilakukan dalam politik.

"Itu sah-sah saya kok dalam politik," imbuhnya.

Tanggapan Soal Pemecatan dari Partai Demokrat

Diberitakan Tribunnews.com sebelumnya, Marzuki Alie mengatakan pemecatan terhadap dirinya dan enam kader lainnya merupakan tindakan menggunakan tangan orang lain untuk memecat sejumlah kader termasuk dirinya.

Dalam istilah Jawa, tindakan itu disebut nabok nyilih tangan.

Pasalnya, Marzuki mengaku mendapat laporan, ada ketua DPD diminta membuat surat pernyataan agar DPP melakukan pemecatan terhadap sejumlah kader.

Hal tersebut diungkapkan Marzuki Alie saat dihubungi KOMPAS.TV, Jumat (26/2/2021).

Baca juga: Kader Demokrat Sumsel Minta Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie, Jangan Jadi Kacang Lupa Kulit

“Ada sebagian lah Ketua DPD melapor bahwa disuruh buatlah surat pernyataan untuk memecat kami,” ungkap Marzuki Alie.

“Mereka memang menggunakan tangan orang untuk menindak."

"Tidak berani melakukan tindakan, tetapi melakukan tindakan dengan menggunakan tangan orang. Itu seperti yang dibilang Anas (Anas Urbaningrum -red), nabok nyilih tangan,” tambah Marzuki Alie.

Menurut laporan yang diterima Marzuki, terdapat sejumlah Ketua DPD yang dikumpulkan di Jakarta.

Pengumpulan Ketua DPD tersebut bertujuan untuk menindak para kader yang dianggap sebagai pengkhianat.

Marzuki pun menegaskan, bahwa tidak semua kader di Demokrat akan loyal kepada SBY.

“Loyal itu hanya di atas kertas, di luar itu belum tentu. Ada yang cerita ke saya masa kami diminta pernyataan untuk memberhentikan kader-kader pengkhianat."

"Kalau berani dia (SBY red) tampil, saya perintahkan saya berhentikan, nggak nyuruh kader, selalu mengaku seolah-olah kehendak kader. Padahal rekayasa semua dari dia (SBY -red),” kata Marzuki.

Baca juga: Ketua BPOKK PD Sumsel Minta Marzuki Alie Beri Contoh Tauladan, Jangan Seperti Kacang Lupa Kulit

Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, tujuh kader Partai Demokrat telah dipecat secara tidak hormat, dan diberhentikan secara tetap.

Hal tersebut sesuai rilis dari Partai Demokrat yang diterima Tribunnews.com.

Nama tujuh kader tersebut, yakni Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhoni Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib, Marzuki Alie, dan Ahmad Yahya.

Dalam rilis juga disebutkan keputusan pemberhentian secara tidak hormat tersebut sudah sesuai keputusan rekomendasi Dewan Kehormatan Partai Demokrat.

Sebelumnya juga telah dilakukan rapat dan sidang beberapa kali untuk membahas pemberhentian tersebut dalam sebulan terakhir ini.

(Tribunnews.com/Faryyanida Putwiliani/Daryono/Garudea Prabawati)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Marzuki Alie Tanggapi KLB Demokrat, Sebut Belum Putuskan Apapun dan Ada Campur Tangan Eksternal,

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved