Info Kesehatan

Konsumsi 8 Makanan Ini Dapat Membantumu untuk Tidur Lebih Nyenyak

Ada banyak manfaat tidur berkualitas termasuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mencegah penyakit kronis, dan membantu sistem

Tayang:
Editor: Adrian Yunus

Salmon liar adalah salah satu sumber terkaya vitamin D , sementara salmon hasil budidaya kurang bermanfaat.

2. Almond dan Kenari

Kacang Almond.
Kacang Almond. (bundahandal.wordpress.com)

Almond kaya akan zat yang disebut melatonin.

Mereka juga kaya magnesium dan kalsium , 2 mineral yang membantu mengendurkan otot Anda.

Cara kerja magnesium adalah dengan mengurangi peradangan yang bisa menimbulkan banyak rasa cemas dan nyeri pada penderitanya.

Kacang kenari memiliki sifat yang sangat mirip dan juga mengandung triptofan , asam amino pemicu tidur.

Asam ini telah terbukti membantu pasien yang menderita insomnia ringan.

Selain itu, kenari kaya akan asam lemak , yang meningkatkan kadar serotonin lebih tinggi, membantu Anda tertidur lebih cepat.

3. Teh Herbal

Untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat ada baiknya bila kita mengkonsumsi minuman rempah-rempah seperti jahe. Jahe mempunyai khasiat seperti menghilangkan lelah, menghangatkan badan, menyehatkan pencernakan dan mencegah berbagai kanker. Model : Rini Sabriana.
Untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat ada baiknya bila kita mengkonsumsi minuman rempah-rempah seperti jahe. Jahe mempunyai khasiat seperti menghilangkan lelah, menghangatkan badan, menyehatkan pencernakan dan mencegah berbagai kanker. Model : Rini Sabriana. (TRIBUN JATENG/Hermawan Handaka)

Teh kamomil, khususnya, mengandung flavon dan apigenin dosis tinggi.

Di satu sisi, flavon mengurangi peradangan yang menyebabkan tidur lebih bebas stres.

Di sisi lain, apigenin adalah antioksidan hebat yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan rasa kantuk dan mengurangi efek insomnia.

Passionflower adalah tanaman merambat terkenal yang membantu orang mengatasi insomnia, kecemasan, dan rasa sakit.

Ini adalah obat bebas yang, dalam banyak kesempatan , telah membantu orang mengurangi aktivitas otak.

Ini ideal karena banyak orang menemukan otak mereka sepenuhnya aktif bahkan setelah mereka berbaring di tempat tidur.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved