Berita Palembang

MELAWAN! Perampok Toko Emas di Pasar 16 Ditembak Jatanras Polda Sumsel, TSK: Untuk Bayar Utang Judi

Usman ditangkap anggota Unit 4 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel pimpinan Kanit AKBP Zainuri dan Panit Opsnal Ipda Maryanto pada Jumat (19/2/2021)

Penulis: Bayazir Al Rayhan | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/BAYAZIR AL RAYHAN
Usman (46) tersangka perampokan toko emas di Pasar 16 Ilir Palembang mendapat perawatan medis setelah ditembak anggota Jatanras Polda Sumsel, Jumat (19/2/2021) pukul 04.00 WIB. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Bayazir Al Reyhan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Buron selama dua tahun, Usman (46) tersangka perampokan toko emas di Pasar 16 Ilir Palembang pada tahun 2018 lalu dibekuk oleh Subdit 3 Jatanras Polda Sumatera Selatan.

Usman ditangkap anggota Unit 4 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel pimpinan Kanit AKBP Zainuri dan Panit Opsnal Ipda Maryanto pada Jumat (19/2/2021) pukul 04.00 WIB.

Penangkapan ini bermula dari informasi yang didapat oleh pihak kepolisian yang mengetahui bahwa tersangka yang sebelumnya berada di Jawa pulang ke Kota Palembang.

Anggota yang mengetahui keberadaan tersangka langsung melakukan penangkapan pada Jumat (19/2/2021) sekira pukul 04.00 WIB di Lorong Pedatukan Darat, Kelurahan 12 Ulu, Kecamatan SU 1 Palembang.

Namun saat diamankan, tersangka yang melihat kedatangan pihak kepolisian langsung mencoba melakukan perlawanan hingga anggota terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur di kaki tersangka.

Tersangka pun hanya bisa meringis kesakitan seusai timah panas bersarang di kakinya.

Sambil merunduk menahan sakit, tersangka digiring oleh pihak kepolisian menuju rumah sakit Polri M Hasan Palembang.

Sesampainya di Mapolda Sumsel, tersangka terpaksa digiring oleh pihak kepolisian karena tak mampu berjalan karena menahan sakit di kakinya.

Dikatakan tersangka, aksi perampokan toko emas yang terjadi di waktu pagi hari sekira pukul 09.30 WIB itu dilakukan karena tersangka tak memiliki uang sama sekali untuk membayar utang.

"Tak ada uang sama sekali mau bayar utang judi. Jadi sewaktu berjalan kaki mau ke pasar melihat toko emas itu. Langsung aku masuk dan mecahkan kaca etalase toko emas itu pak," kata buruh bangunan ini, Jumat (19/2/2021).

Setelah berhasil memecahkan etalase emas tersebut, tersangka mengambil sejumlah gelang emas dengan nilai total 40 gram emas.

"Setelah itu aku lari ke rumah warga di dekat sungai biar tidak dikejar oleh warga. Baru setelah aman aku pulang dan pergi ke Banten.

Emas itu laku aku jual 6 juta untuk bayar utang judi sama modal untuk kabur ke Jawa," katanya.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved