Breaking News:

Dijanjikan Jadi Satpam Pertamina Uang Rp 6 Juta Ari Warga Muara Enim Lenyap Ternyata Gini Ceritanya

Diimingi menjadi Satpam bekerja di PT Pertamina, Sungai Gerong, Ari menjadi korban penipuan dengan kerugian uang sebesar Rp 6 juta.

Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/Andi Wijaya
Ari Ustarika (30) warga Dusun 3 Kelurahan Sugihan, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim, tak terima sudah menjadi korban penipuan jadi Satpam atas peristiwa yang dialaminya membuat Ari pun melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Palembang, Selasa (16/2).  

Laporan Wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Aksi penipuan kembali terjadi, kali ini dialami korban Ari Ustarika (30) warga Dusun 3 Kelurahan Sugihan, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim, tak terima dengan peristiwa yang dialaminya membuat Ari pun melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Palembang, Selasa (16/2). 

Kepada petugas Ari menuturkan kejadian yang dialaminya, terjadi pada Kamis, (14/02/2021), sekitar pukul 02.00, dimana berawal saat dirinya bertemu dengan terlapor JM di stasiun LRT, yang terletak di RSUD Siti Fatimah, Palembang, lalu berkenalan. 

Lalu, saat itu terlapor pun mengaku bekerja sebagai penyalur satpam di Kota Palembang. Merasa tak mempunyai pekerjaan membuat Ari pun tertarik dengan tawaran terlapor. 

"Saya baru kenal pak dengan terlapor di TKP (tempat kejadian perkara). Lalu kenal terlapor pun menawari saya pekerjaan jadi satpam," ungkap Ari kepada petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polrestabes, Palembang. 

Baca juga: Meski Bupati Muara Enim Juarsah Ditahan KPK Pengamat Sebut Proses Pemilihan Wabup Harus Tetap Jalan

Baca juga: Polrestabes Palembang Dapatkan Penghargaan Kategori Pelayanan Prima Terbaik, Ini Pesan Kapolri

Namun, untuk memuluskan Ari menjadi Satpam dan bekerja di PT Pertamina, Sungai Gerong, terlapor meminta sejumlah uang sebesar Rp 6 juta.

"Karena percaya pak sama terlapor, saat itu saya pun memberikan uang itu, setelah beberapa kali bertemu. Kami pun sempat berfoto bedua, katanya untuk menyakinkan saya," ungkapnya. 

Namun, janji tinggallah janji, hingga saat ini, Ari pun belum juga bekerja.

"Saya disuruh menunggu kabar dari dia pak. Namun tak ada kabar. Saat saya telepon pun pelaku enggan menerima telepon saya."

"Merasa tertipu jadi saya laporkan kesini dan bukan saya saja yang sudah menjadi korbannya, terhitung ada 11 teman saya juga ditipu masuk satpam Medco," bebernya, hingga kini teman-temanya belum bekerja. 

Sementara, Kasat Reskrim Polrestabes, Palembangz Kompol Edi Rahmat Mulyana, mengatakan, sudah menerima laporan korban, " laporan sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti oleh unit Pidsus Polrestabes, Palembang," tegas Edi.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved