Kudeta Militer Myanmar

MARAH Amerika Caplok Aset Rp13,9 Triliun, Jenderal Myanmar Tangkapi Orang Dekat Suu Kyi

Presiden AS Joe Biden pada Rabu (10/2/2021) mengumumkan sanksi kepada Myanmar untuk melawan para jenderal Myanmar

Editor: Wiedarto
Lillian SUWANRUMPHA / AFP
Seorang migran Myanmar memegang poster dengan gambar Kepala Jenderal Senior Min Aung Hlaing, panglima angkatan bersenjata Myanmar, saat mereka mengamSeorang migran Myanmar memegang poster dengan gambar Kepala Jenderal Senior Min Aung Hlaing, panglima angkatan bersenjata Myanmar, saat mereka mengambil bagian dalam demonstrasi di luar kedutaan Myanmar di Bangkok pada 1 Februari 2021, setelah itu. Militer Myanmar menahan pemimpin de facto negara itu Aung San Suu Kyi dan presiden negara itu dalam ku 

Melansir Reuters kepada wartawan di Bangkok, pria yang besar dalam keluarga militer itu mengatakan selalu mendukung demokrasi di negara tetangga.

"Kami mendukung proses demokrasi di Myanmar tetapi yang terpenting saat ini adalah menjaga hubungan baik karena berdampak pada masyarakat, ekonomi, perdagangan perbatasan, terutama sekarang," kata Prayuth.

"Thailand mendukung proses demokrasi. Selebihnya terserah dia bagaimana melanjutkannya," katanya.

Tentara Thailand dan Myanmar memiliki hubungan kerja yang erat dalam beberapa dekade terakhir.

Meskipun ada sejarah permusuhan yang panjang antara kedua negara.

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Jenderal Pemimpin Kudeta Myanmar Dihukum, Kroni & Keluarganya Target Berikut, Update Kudeta Myanmar, https://medan.tribunnews.com/2021/02/11/jenderal-pemimpin-kudeta-myanmar-dihukum-kroni-keluarganya-target-berikut-update-kudeta-myanmar?page=all.

Editor: Tariden Turnip

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved