Breaking News:

Pedagang di Pasar Tradisional Segera Divaksin Covid-19, PD Pasar Palembang Jaya Lakukan Pendataan

PD Pasar Palembang Jaya sendiri saat ini mulai melakukan pendataan terhadap pedagang pasar, dimulai dari 18 pasar yang dikelola Pemkot Palembang.

Penulis: Rahmaliyah | Editor: Refly Permana
zaini
Salah seorang pedagang tempe dan tahu di Pasar Sako Palembang. (SRIPOKU.COM/ZAINI) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Setelah vaksinasi Covid-19 terhadap Tenaga Kesehatan, TNI, Polri, dan Aparatur Sipil Negara (ASN), kini pemerintah mulai mempersiapkan skema untuk pelaksanaan vaksinasi tahap kedua. 

Dimana tahap berikutnya ini, salah satu sasaran vaksinasi Covid-19 adalah para pedagang pasar dan akan dilaksanakan secara mereta se-Indonesia, tak terkecuali di Palembang. 

PD Pasar Palembang Jaya sendiri saat ini mulai melakukan pendataan terhadap pedagang pasar, dimulai dari 18 pasar yang dikelola Pemerintah Kota Palembang.  

Pria Ini Ternyata Bukan Sekedar Bawa Pisau Saja, Data yang Disimpan Kanit AKP Robert Kuak Segalanya

"Sementara ini kami baru diminta data pegawai pasar, mungkin pedagang setelahnya, tapi kami sudah siap data-data pedagang pasar di Kota Palembang," ujar Dirut PD Pasar Palembang Jaya, Abdul Rizal, Rabu (10/2/2021). 

Diungkapkan Rizal, rencana vaksinasi Covid-19 terhadap pedagang pasar juga telah direspon positif oleh ASPARINDO atau asosiasi pesagang indonesia, yang juga telah minta data pedagang untuk persiapan vaksinasi kerjasama dengan Kementrian Kesehatan

"kita siapkan datanya dulu sambil menunggu kebijakan lebih lanjut. Benar, saat ini sedang dalam proses pendataan menyesuaikan form dari Kementerian Kesehatan," katanya. 

Puasa 13 April, Idul Fitri 12 Mei, Idul Adha 20 Juli: Hasil Hisab Muhammadiyah

Meski belum bisa dipastikan berapa jumlah pedagang pasar yang akan divaksin serta melakukan screening awal terhadap sasaran vaksin, tetapi Rizal berharap langkah vaksinasi yang dilakukan dapat menjadi langkah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di lingkup pasar tradisional khususnya.

Dengan, tetap menerapkan protokol kesehatan meski nanti telah divaksin. 

Sementara itu, senada PLT Kabid Kesmas Dinkes Kota Palembang, dr Mirza Susanti mengatakan, pihak Dinkes belum menerima berapa banyak data sasaran vaksin untuk tahap kedua.

"Karena datanya langsung masuk dari dinas masing-masing ke KPCEN," katanya. 

Mirza mengatakan, total target sasaran vaksinasi untuk Kota Palembang mencapai 1,1 juta orang.

Saat ini proses baru mencapai 67,9  persen atau 9.994 untuk tahap pertama.

Sedangkan target sasaran SDM kesehatan berjumlah 14.712, progres 19,2 persen atau  2.838 jiwa. 

"Setelah divaksin, orang terpapar Covid-19 masih mungkin terjadi sehingga penerapan Prokes harus tetap ketat dijalankan," tutupnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved