Breaking News:

Penularan Covid-19 Alami Penurunan Pasca Kehadiran Vaksin, Ini Penyebab Masifnya Kasus Positif

Secara umum organisasi kesehatan dunia atau WHO, menyebut terjadi penurunan sejak kehadiran vaksin di berbagai negara termasuk di Indonesia.

AP PHOTO/TSAFRIR ABAYOV
vaksin Covid-19 

Laporan wartawan Sripoku.com,  Odi Aria 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengklaim
program vaksin Covid-19 membuat penularan virus corona di Tanah Air alami penurunan drastis.

Jika sebelumnya penularan Covid-19 bisa terjadi rata-rata 200 kasus di suatu daerah, pasca kehadiran vaksin sinovac kasus penularan di daerah menjadi 24 kasus. 

Penurunan penularan kasus virus corona dibenarkan oleh Ahli Mikrobiologi Sumsel,  Prof Yuwono,  secara umum organisasi kesehatan dunia atau WHO, menyebut terjadi penurunan sejak kehadiran vaksin di berbagai negara termasuk di Indonesia.

Kendati demikian, ia belum bisa merinci data-data penurunan kasus Covid-19 di Provinsi Sumsel. 

"Vaksinasi tahap kedua kan belum selesai semua, jadi belum bisa merincikannya tetapi secara data kasarnya terjadi penurunan," katanya,  Senin (8/2/2021).

Ia mengungkapkan, kasus Covid-19 yang masih terjadi di Sumsel saat ini, rata-rata terjadi karena masih banyaknya para pejabat dari berbagai instansi, yang melakukan perjalan dinas di masa pandemi.

Masih banyaknya perjalanan dinas, yang dilakukan oleh pejabat ini menjadi salah satu faktor masih terjadinya kasus Covid-19 di Bumi Sriwijaya. 

"Kasus sporadik corona kebanyakan dari perjalanan dinas, saya saja banyak menangani para pejabat yang terpapar meski gejalanya ringan," tegas Yuwono. 

Menurutnya, dengan masih adanya mobilitas perjalanan dinas dari para pejabat tersebut membuat kasus terus corona bergerak di Sumsel.

Apalagi saat ini vaksinasi tahap kedua belum selesai dilakukan.

Seharusnya, dalam kondisi saat ini para pejabat menunda terlebih dahulu melakukan perjalanan dinas, sehingga tidak terjadi kebocoran penularan kasus Covid-19.

"Habis penyuntikan pertama banyak orang langsung lakukan perjalanan dinas disinilah mereka banyak terpapar," jelasnya. 

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: adi kurniawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved