Breaking News:

Banjir Semarang

Bandara Ahmad Yani Semarang Terendam, Banjir Kepung Kota Semarang

Landasan pacu Bandar Udara Ahmad Yani dan Setasiun Kereta Api di Semarang terendam banjir akibat hujan lebat sejak hari Jumat.

Editor: Sutrisman Dinah
Bandara Ahmad Yani Semarang Terendam, Banjir Kepung Kota Semarang
Tribun Jateng
Banjir merendam sejumlah lokasi di Kota Semarang akibat hujan sejak Jumat (05/02/2021). Landasan pacu Bandara Ahmad Yani dan Stasiun kereta api digenangi air.

SRIPOKU.COM --- Sejumlah lokasi di Kota Semarang tergenang banjir pada Sabtu (060//2021) akibat hujan deras selama 12 jam sejak Jumat. Genangan banjir juga menggenangi landasan pacu Bandar Udara Ahmad Yani dan stasiun kereta api.

Banjir melumpuhkan aktivitas warga, termasuk melumpuhkan sesaat simpul-simpul transportasi nasional. Jalan pantura tergenang membuat jalan nasional itu macet total.

Kawasan yang terdampak genangan banjir adalah wilayah Semarang Utara, termasuk kompleks Kota Lama. Di wilayah Tanah Mas, banjir merendam permukiman warga hingga ketinggian 70 centimeter dan masih terus meninggi, karena hujan masih berlangsung.

Bangun Tidur, Warga Terkejut: Air Banjir Berwarna Merah Darah: Apa yang Terjadi?

PT Pusri Palembang Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir Kalsel

Sejumlah saluran air meluap dan menggenangi sejumlah lokasi kota yang terletak di Pantai Utara Pulau Jawa itu. Sejumlah warga mulai mengungsi meninggalkan rumahnya. Mereka khawatir ketinggian air terus bertambah.

Dilaporkan, air menggenangi jalan raya di Kecamatan Genuk, Kota Semarang berdampak hingga Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.

Arus lLaju lalu lintas dari arah Demak (Timur) menuju Kota Semarang macet parah. Kondisi tersebut diperparah dengan jalan yang tergenang banjir dan banyak sepeda motor yang mati karena tidak kuat menerjang banjir.

Sehingga tidak sedikit pula pengendara yang memilih putar balik memilih menggunakan jalur alternatif. Salah seorang sopir truk, Nur Khamid (32) menceritakan sudah kurang lebih 1,5 jam terjebak macet di Sayung.

Walhi Sumsel Singgung Cara Pemkot Palembang Atasi Permasalahan Banjir, Sebut Kolam Retensi dan RTH

Sejak melaju dari sebelum jembatan atau depan Kantor Kecamatan Sayung, kendaraan lebih banyak berhenti. Pria yang sedang dalam perjalanan pulang ke Semarang tersebut mengatakan, kemacetan yang terjadi memang parah.

"Parah. Ini karena hujan seharian. Bagi sopir, ya rugi di waktu karena macet ini," katanya yang baru saja perjalanan pulang dari Purwodadi.

Hal senada juga dialami sopir truk tangki Mukhsin. Pria yang habis menempuh perjalanan dari Surabaya menuju Semarang ini terjebak macet selama berjam-jam di Sayung.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved