Breaking News:

Titik Terang BLT Subsidi Gaji Karyawan Swasta, Menteri Ketenagakerjaan Akui Tentang Hal Ini

Program subsidi gaji untuk karyawan swasta sebesar Rp 600 ribu untuk tahun 2021 menemui titik terang.

Editor: adi kurniawan
Tribunnews.com
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah 

SRIPOKU.COM -- Program subsidi gaji untuk karyawan swasta sebesar Rp 600 ribu untuk tahun 2021 menemui titik terang.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, mengakui bahwa dana BLT subsidi gaji atau bantuan subsidi upah (BSU) tahun ini tidak dialokasikan dalam APBN 2021. 

Pencairan BLT bisa saja dilanjutkan, namun harus menyesuaikan dengan kondisi anggaran negara. 

"Sementara, memang di APBN 2021 BSU tidak dialokasikan. Nanti dlihat bagaimana kondisi ekonomi berikutnya," ujar Ida saat kunjungan kerja di Medan seperti dikutip dari Antara, Minggu (31/1/2021).

Beberapa waktu lalu, Ida Fauziyah juga menyampaikan belum bisa memastikan penyaluran bantuan subsidi gaji pada tahun ini akan berlanjut. Hal ini dia sampaikan kepada jajaran Komisi IX DPR RI, dalam rapat kerja evaluasi program beberapa hari sebelumnya. 

Keputusan lanjut atau tidaknya BLT subsidi gaji tergantung dari Menko bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto.

Baca juga: Besok Hari Terakhir Registrasi Akun LTMPT, Syarat Mengikuti SNMPTN 2021, Ini Syarat & Cara Daftar

Baca juga: Kumpulan Doa Sholat dan Terjemahannya, Mulai Dzikir Setelah Sholat Magrib Dilengkapi Artinya

Baca juga: Gempa Berkekuatan 5,7 SR Guncang Dobo Kepulauan Aru Maluku, Berikut Kata BMKG

"Untuk APBN tahun 2021, kami memang belum menerima perintah untuk menyalurkan kembali program bantuan subsidi upah. Saya kira, dari kami punya evaluasi dan evaluasi akan kami berikan kepada dikoordinasikan oleh Pak Menko Perekonomian," kata Ida. 

Lebih lanjut, kata dia, program bantuan subsidi gaji akan kembali terlaksana apabila perekonomian Indonesia masih belum stabil akibat pandemi Virus Corona (Covid-19).

"Jika memang kondisi perekonomiannya belum normal kembali, saya kira diskusi kami tentang program evaluasi bisa kita pertimbangkan (BLT subsidi gaji) kembali untuk dilakukan di tahun 2021," ucap dia.

Sementara, untuk pekerja yang belum menerima pencairan BLT bantuan subsidi gaji pada termin kedua (November-Desember 2020), pihaknya akan mengupayakan kembali penyaluran pada Januari ini. Dengan syarat, apabila data penerima yang alami kendala tersebut dapat diselesaikan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved