Detik-detik TNI Gadungan Ditangkap Saat Ajak Ceweknya ke Kosan, Masih Pakai Seragam Loreng

Ari kembali mengaku sebagai aparat, namun bukan aparat kepolisian melainkan mengaku sebagai anggota TNI AD.

Editor: Refly Permana
sripoku.com/andyka wijaya
Pelaku penipuan dengan menyamar menjadi anggota TNI saat diserahkan ke Polrestabes Palembang, Jumat (29/1/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sempat ditahan karena mengaku sebagai anggota kepolisian, Ari Septian Pratama (24) warga Jalan Bima Sakti, Lingkungan VI, Kelurahan Betung, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin kembali berulah.

Ari kembali mengaku sebagai aparat, namun bukan aparat kepolisian melainkan mengaku sebagai anggota TNI AD.

Kini, pria yang mengaku bernama Septiawan Wijaya itu sudah berada di Mapolrestabes Palembang, Jumat (29/1/2021).

Pelaku diamankan oleh anggota TNI AD pada Kamis (28/1/2021) sore saat sedang bersama teman perempuannya dan masih mengenakan seragam loreng di dalam salah satu kamar  Jalan Jenderal Sudirman, Simpang Sekip, Kecamatan IT I Palembang.

Baca juga: Bisa Tahan Lama Sampai 2 Minggu, Berikut 5 Cara Menyimpan Rendang di Dalam Kulkas

“Benar pak (penangkapan TNI gadungan), tapi sudah dibawa oleh anggota TNI sepertinya dari Koramil,” terang salah satu pegawai kost.

Ari juga diduga kuat melakukan penipuan dengan pemilik rental mobil yang ada di Palembang, hingga pemilik mengetahui keberadaan mobil dan minta bantuan dari TNI AD, karena awalnya, pemilik menduga Ari memang anggota TNI.

Setelah diamankan, tentara gadungan ini sempat dibawa ke Koramil 418-06 Kamboja, kemudian dibawa ke Kodim 0418 - Palembang. 

Tidak lama kemudian, pelaku dibawa ke Intel Lebong dan baru diserahkan ke Polrestabes Palembang.

Informasi yang dihimpun, Ari diduga memiliki jaringan untuk melakukan penipuan baik sebagai Polisi maupun kesatuan militer. 

Baca juga: Daftar Pelanggan PDAM Tirta Musi yang Terganggu Distribusi Air Bersih Selasa 2 Februari 2021

Seperti diketahui, Ari Septian Pratama juga pernah diamankan Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel setelah melakukan penipuan dengan sejumlah teman perempuannya di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan 13 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II Palembang, Senin 26 November 2018 lalu.

Saat itu Ari mengenakan seragam polisi berpangkat Inspektur Dua (Ipda) dengan nama samaran, Julian Saputra. Saat itu pelaku mengaku sebagai anak Jenderal yang menjabat sebagai Kepala Polisi di Polda Sulawesi Tenggara.

Polisi juga ikut mengamankan senjata Soft Gun jenis FN.

Saat itu belasan orang, khususnya para wanita yang pernah menjadi korbannya. Mulai dari mahasiswa, anak kepala desa, kerabat anggota TNI, hingga Polwan. Hingga saat ini, pelaku sudah diserahkan ke Polrestabes Palembang.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved