Gubernur Herman Deru: Vaksinlah Dulu, Nanti Kita Pikirkan Lagi Kapan Kembali Sekolah Tatap Muka

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengungkapkan sekolah tatap muka bisa saja digelar dalam waktu dekat.

Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Refly Permana
SRIPOKU.COM/JATI PURWANTI
Gubernur Sumsel Herman Deru saat disuntik vaksin Sinovac dosis kedua di Puskesmas Multi Wahana Sako, Palembang, Kamis (28/1/2021). 

Laporan wartawan Sripoku.com,  Odi Aria

SRIPOKU.COM,  PALEMBANG - Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengungkapkan sekolah tatap muka bisa saja digelar dalam waktu dekat.

Namun, dengan catatan para siswa dan tenaga pendidik telah diberikan suntik vaksin sinovac. 

"Saat ini, vaksin masih fokus pada nakes,  kemungkinan untuk masyarakat akan berlangsung pada Februari.

Setelah vaksinasi terhadap masyarakat barulah akan dibahas mekanisme sekolah tatap muka," katanya usai disuntik vaksin tahap kedua di Puskesmas Sako Palembang, Kamis (28/1/2021).

Baca juga: Kebetulan Saya Puasa Senin Kamis, Curhat Pangdam II Sriwijaya Saat Suntik Vaksin Covid-19 Kedua

Dijelaskannya, mekanisme persoalan pembukaan sekolah tatap muka harus dibicarakan tidak hanya dengan Dinas Pendidikan saja, melainkan juga terhadap komoditas pendidikan.

Hal itu juga tergantung dengan jumlah vaksin yang akan diterima Sumsel, semakin banyak diterima maka semakin cepat sekolah tatap muka dibuka. 

"Setidaknya jika vaksin sudah mendekati atau melampaui satu juta dosis baru kita akan duduk bersama membicarakan pembukaan sekolah di Sumsel," tegas mantan Bupati OKU Timur tersebut. 

Sejauh ini, diakui Deru pembukaan sekolah juga masih harus melihat perkembangan zona sebaran kasus Covid-19.

Beberapa wilayah masih silih berganti berubah dari zona merah, oranye dan kuning. 

Baca juga: H Askolani SH MH Suntik Vaksin Sinovac, Bupati Banyuasin : Jangan Takut Divaksin

Apabila saat ini memaksakan sekolah tatap muka dikhawatirkan beresiko menimbulkan klaster baru.

Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, Deru meminta sekolah dari seluruh tingkatan untuk tetap menjalankan sekolah online sementara waktu hingga kondisi benar-benar aman. 

"Jadi untuk saat ini sekolah masih tetap terapkan sistem online," ungkapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved