Berita Palembang

Bakso Sapi Campur Daging Ayam, Warga Siasati Harga Daging Sapi Tinggi di Palembang, Pasokan Kurang

"Dikurangi dulu. Beli setengah kilo dan dicampur daging ayam giling. Lumayan terasa kalau beli sekilo. Lagi mahal."

Penulis: Jati Purwanti | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Jati Purwanti
Pedagang daging sapi di Pasar Soak Bato dan Padang Selasa, harga daging masih tinggi sejak Nataru lalu, Jumat (22/1/2021) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Harga daging sapi segar di beberapa pasar tradisional di kota Palembang masih cukup tinggi.

Pantauan Sripoku.com harga daging sapi di dua pasar tradisional di kota pempek yakni pasar Padang Selasa dan Pasar Soak Bato.

Daging sapi segar di pasar Padang Selasa dihargai Rp130.000,- per kg.

Salah satu pedagang daging, Ika, mengatakan, harga daging bahkan tidak mengalami penurunan sejak akhir tahun lalu atau sejak dua momen besar hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020.

"Harga masih segini, belum turun juga. Padahal, ini sudah akhir Januari," katanya, Jumat (22/1/2021).

Ika menyebutkan, tingginya harga daging sapi disebabkan oleh pasokan dari agen daging yang berkurang.

Dengan naiknya harga daging ini pun berimbas pada penurunan permintaan dari pembeli.

"Biasanya orang minimal beli 1 kg sekarang beli 1/2 kg bahkan ada juga yang beli 1/4 kg," ujarnya.

Sementara itu, di pasar Soak Bato, harga daging sapi segar lokal bervariasi mulai dari Rp120.500,- hingga Rp130.000,-.

"Normalnya paling tinggi Rp120.000,- tapi sekarang saya jual Rp120.500,-," ujar Andi, pedagang daging di pasar Soak Bato.

Menurut dia, kenaikan harga ini menjadikan penjualannya berkurang.

Biasanya dalam sehari Andi dapat menjual hingga 25 kg daging saat ini, sejak harga merangkak naik dia hanya mampu menjual 15 kg daging saja.

"Sekarang sepi pembeli. Semoga cepet normal harganyo supaya ramai yang beli," tambah Andi.

Masyarakat pun mengeluhkan soal peningkatan harga daging sapi segar di pasar.

Seperti halnya, Puji.
Ibu rumah tangga ini mengaku terpaksa mengurangi pembelian harga daging dan menggantinya dengan ayam dan ikan.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved