Breaking News:

Musibah Banjir

AIR Setinggi Bahu Orang Dewasa, Jamadi Ambil Perahu Warisan Ayah: Bolak-balik Selamatkan Warga

Seorang pria bernama Jamadi memanfaatkan jukung atau perahu tradisional untuk membantu evakuasi warga terdampak banjir

BANJARMASINPOST.CO.ID/NOOR MASRIDA
BANJARMASINPOST.CO.ID/NOOR MASRIDA 

Ia juga tak mematok harga bagi warga yang ditolongnya pada proses evakuasi. "Ada yang ngasih, diterima. Tidak dikasih, juga tidak apa-apa," akunya.

Jamadi cukup mengerti dalam kondisi seperti ini, tak perlu membebani para warga.

Sementara itu, ketinggian air yang merendam wilayah Semangat Dalam bervariasi, bahkan ada yang sampai pinggang orang dewasa.

Banjir di Kalsel juga terjadi di Batola. Saat ini, Banjir menggenangi hampir seluruh daerah Kecamatan Mandastana.

Sejumlah relawan gabungan, TNI, Polri, BPBD dan dinas terkait berjibaku mengevakuasi warga yang masih ada di lokasi banjir.

Untuk Kecamatan Mandastana, dari pagi, siang hingga sore hari tadi, warga terus disasar untuk dievakuasi.

Meskipun beberapa di antaranya tetap bersikukuh bertahan. Dengan beralasan di rumahnya ada gabah kering dan sebagian menjaga harta benda yang ada di rumah.

Untuk banjir tahun ini, kawasan yang berbatasan dengan Kabupaten Banjar merupakan daerah yang paling parah. Yakni Kecamatan Jejangkit dan Mandastana.

Diungkapkan Inayah warga Desa Tatah Halayung, Kecamatan Mandastana, kedalaman air di rumahmya mencapai pinggang.

Kondisi ini memaksa mereka untuk mengungsi ke daratan yang lebih tinggi. Meskipun nekat menggunakan perahu dengan muatan yang lumayan sesak.

Halaman
1234
Editor: Wiedarto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved