Breaking News:

Penanganan Virus Corona

MUI Keluarkan Fatwa Soal Vaksin Covid-19, BPOM Masuki Tahap Akhir Evaluasi Sinovac

Kendati fatwa utuh MUI soal vaksin Sinovac sudah diterbitkan, sedangkan BPOM masih menunggu hasil saat ini sudah tahap akhir evaluasi

SRIPOKU.COM/SYAHRUL HIDAYAT
Vaksin Covid-19 Sinovac untuk Kota Palembang tiba di Gudang Vajsin Jln May Salim Batubara dengan pengawalan ketat dari Brimob Polda Jabar, Senin (4/1/2021). 

SRIPOKU.COM -- Kendati fatwa utuh MUI soal vaksin Sinovac diterbitkan setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengumumkan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA).

"Fatwa MUI terkait dengan produk vaksin Covid-19 dari Sinovac ini akan menunggu hasil final dari BPOM dari aspek thayib."

"Jadi fatwa utuh akan disampaikan setelah BPOM sampaikan aspek keamanan untuk digunakan," kata, Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Niam Sholeh melalui konferensi pers yang ditayangkan di YouTube TV MUI, Jumat (8/1/2021).

Asrorun Niam Sholeh menjelaskan, fatwa MUI bukan saja mempertimbangkan aspek kehalalan dan kesucian, tetapi juga aspek thayib.

Dalam hal ini, Niam menjelaskan, aspek thayib meliputi keamanan kualitas dan keamanan penggunaan.

Namun, karena aspek keamanannya belum selesai dibahas dan diumumkan oleh BPOM, MUI tidak bisa mengelurkan fatwa penggunaan vaksin Sinovac.

"Itu prinsip dasarnya. Mengenai kebolehan penggunaannya, itu sangat terkait dengan pemutusan mengenai aspek keamanan dari Badan POM. Dengan demikian fatwa Majelis Ulama Indonesia terkait dengan produk vaksin dari Sinovac China ini akan menunggu hasil final dari Badan POM," katanya.

Baca juga: Sopir Pengangkut Elpiji 3 KG Tewas Tertabrak Babaranjang, Diduga Parkirkan Mobil Terlalu Dekat Rel

Baca juga: Ada Pelanggaran HAM dalam Tewasnya Laskar FPI, Komnas HAM Berikan 4 Rekomendasi Ini

Baca juga: Fatwa MUI Sebut Ini Terkait Kehalalan Vaksin Covid-19 Sinovac

"Jadi fatwa utuhnya akan disampaikan setelah Badan POM menyampaikan mengenai aspek keamanan untuk digunakan. Apakah itu aman atau tidak? Maka fatwa akan melihat aspek ketoyiban tersebut," ujarnya.

Sementara itu, BPOM hingga saat ini belum mengeluarkan Emergency use Authorization (EUA) untuk vaksin Covid-19 Sinovac.

Kepala BPOM, Penny K Lukito menyebut BPOM telah memasuki tahap akhir evaluasi uji klinik.

Halaman
123
Editor: adi kurniawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved