Bupati Heri Amalindo Orang Pertama yang Divaksin Covid-19 Jika Sudah Tiba di PALI, Tahap Awal 1328
Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada tahap awal ini akan menerima sebanyak 1,328 vaksin Covid-19.
Penulis: Reigan Riangga | Editor: Refly Permana
Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan Riangga
SRIPOKU.COM, PALI - Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada tahap awal ini akan menerima sebanyak 1,328 vaksin Covid-19.
Vaksin Covid-19 ini direncanakan bakal dilaksanakan secara serentak pada pertengahan bulan Januari 2021.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten PALI, Syahron Nazil berkata bahwa sesuai arahan pemerintah pusat, rencananya vaksinasi Covid-19 akan dilaksanakan serentak.
Baca juga: Video Pria yang 5 Tahun Lalu Bobol Ruko PT Astra Honda International & Larikan 3 Motor
Ditingkat pusat, orang pertama divaksin adalah presiden. Kemudian ditingkat provinsi adalah gubernur.
"Sedangkan tingkat kabupaten/kota adalah bupati dan walikota. Ini berlaku termasuk di PALI yakni orang pertama yang akan divaksin, yakni Bupati Heri Amalindo," ungkap Syahron, Kamis (7/1/2021).
Menurut Syahron, vaksin Sinovac ini untuk wilayah Bumi Serepat Serasan memang belum menerima dari pemerintah provinsi.
Namun untuk jumlah vaksin yang akan diterima PALI tahap awal berjumlah 1.328 vaksin.
Baca juga: SEHARI Usai Kematian Wanita Muda di Hotel, Terungkap Sosok yang Lepaskan Tali, Sebelum Polisi Tiba
"Vaksin yang akan diterima pada tahap awal ini diprioritaskan untuk tenaga kesehatan, TNI dan Polri.
Mekanismenya masih menunggu petunjuk pemerintah pusat maupun provinsi," jelasnya.
Dalam pencegahan penyebaran Covid-19, Syahron menyebutkan bahwa Pemkab PALI melalui Satgas covid-19 mendirikan posko di sejumlah titik pintu masuk.
"Hari ini mulai aktif. Fungsinya lebih mengedepankan penegakan yustisi.
Posko akan siaga selama 24 jam, apabila menerima laporan adanya pelanggaran protokol kesehatan, maka satgas akan langsung turun dan menindak." katanya.
Baca juga: Pacar Diganggu 6 Teman Seorang Nelayan Ngamuk saat Berlayar, Duel Tak Seimbang Terjadi Ini Endingnya
"Begitu juga ketika ada kendaraan yang dicurigai, kita akan periksa dalam hal penerapan prokesnya.
Tetapi tidak seperti tahun lalu yang memeriksa seluruh kendaraan yang masuk, namun secara random," terangnya.