Kegiatan Ekonomi
Kegiatan Ekonomi Perlu Ketenangan
Semenjak diberlakukannya era normal baru, memang kegiatan ekonomi sudah mulai menggeliat dan saat ini sudah mulai bergairah kembali
Oleh : Amidi
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palembang dan Pengamat Ekonomi Sumatera Selatan
Semenjak diberlakukannya era normal baru, memang kegiatan ekonomi sudah mulai menggeliat dan saat ini sudah mulai bergairah kembali, serta bidang ekonomi sudah dibuka kembali.
Namun kondisinya belum normal bila kita bandingkan dengan kondisi sebelum masa pandemi.
Dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat, pelaku bisnis berupaya sekuat tenaga untuk mengejar penghasilannya yang hilang selama ini.
Dengan demikian, perlambatan pertumbuhan ekonomi pun berangsur-angsur mulai membaik.
Indikasi ini ditunjukkan dengan angka kontraksi pertumbuahan ekonomi yang terus menurun.
Pada kwartal II pertumbuhan ekonomi nasional terkontraksi atau minus sebesar 5,32 persen, sementara pada kwartal III hanya terkontraksi sebesar 3,49 persen.
Begitu juga dengan pertumbuhan ekonomi di daerah, seperti di Provinsi Sumatera Selatan.
Pada kwartal II pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Selatan terkontraksi atau minus sebesar 1,37 persen dan pada kwartal III hanya terkontraksi atau minus sebesar 1,43 persen.
Namun, kita tidak boleh terlena dengan kondisi ekonomi yang mulai menunjukkan perbaikan tersebut.
Kita harus sigap mengantisipasi kemungkinan pertumbuhan ekonomi kembali terkontraksi atau minus.
Apabila pada tahun 2021 ini kita abai atau lalai, bisa saja pertumbuhan ekonomi yang sudah mengalami perbaikan akan kembali mengalami perlambatan bahkan lebih parah lagi.
Hindari Kegaduhan!.
Mencermati kondisi saat ini, sepertinya kita abai atau lalai menjaga kondisi atau pertumbuahan ekonomi tersebut, karena kegaduhan disana sini terus mengemuka. Kegiatan ekonomi perlu suatu ketenangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/amidi-feump.jpg)