Berita Prabumulih
Petani Cabe di Prabumulih Ditemukan Tewas, Paman Ungkap Obrolan Terakhir Bersama Keponakannya
Kematian Jailani, yang merupakan petani sayur cabe di pondok kebun, menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban.
SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Kematian Jailani, yang merupakan petani sayur cabe di pondok kebun, menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban.
Zulkifli yang merupakan paman korban mengungkapkan, dirinya berencana akan bekerja menyemperot rumput di kebun miliknya bersama sang keponakan.
Namun, keponakannya itu justru ditemukan sudah tak bernyawa.
Baca juga: Cara Mudah Kembalikan Pesan WhatsApp yang Telah Dihapus, tak Butuh Waktu Lama Cukup Pakai Trik Ini
"Jadi semalam sebelum ditemukan meninggal saya sempat nelpon Jailani minta bantu untuk bekerja di kebun saya menyemprot rumput, dan dia mau," ungkap Zulkifli sedih dibincangi di rumah sakit.
Menurut Zulkifli, sang keponakan ketika ditelpon malam sebelum ditemukan meninggal mengaku hanya memiliki uang Rp 8000 lagi untuk makan.
"Dia nelpon ngomong kalau uang di kantong tinggal Rp 8000 lagi jadi mau jual cabe dulu, setelah itu baru membantu saya nyemprot rumput di kebun saya," katanya seraya mengaku dirinya tidak berani melihat jenazah keponakan penuh darah lantaran menderita darah tinggi khawatir drop.
Diungkapkan Zulkifli, korban menunggu kebun seorang diri lantaran anak lebih senang tinggal dengan ayah angkatnya, sementara sang istri telah pisah atau cerai.
Baca juga: Sapu Buatan Warga Binaan di OKI Laris Manis, Masa Pandemi Kebanjiran Order Mayoritas dari Palembang
"Dia asli Lampung pernah tinggal di Palembang, sudah dua bulan pisah dengan sang istri dan anak sering tinggal di tempat Suar.
Setau kami dia tidak ada musuh," bebernya.
Hingga berita ini diturunkan, jenazah Jailani akan dimakamkan di pemakaman umum Kelurahan Gunung Ibul Barat Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih.
Jailani merupakan warga Jalan Pelangi RT 11 RW 01 Kelurahan Gunung Ibul Barat Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel).
Saat ditemukan jenazah dalam keadaan mengalami luka remuk di bagian kening kepala.
Ditemukan juga bekas pukulan benda tumpul dan luka di bagian bibir.
Tidak hanya luka tersebut, saat ditemukan motor Honda Beat korban hilang.
Kuat dugaannya dibawa kabur pencuri.
Baca juga: Risma Blusukan di Belakang Kantor Kemensos, Ini Obrolannya dengan Pemulung Selama 30 Menit