300 Pesilat Ramaikan IPSI Cup Tingkat Pelajar se-Kota Palembang
Dilanjutkan Ketut Sumewen, selama pelaksanaan kejuaraan Pencak Silat IPSI Cup pihaknya tetap mengedepankan protokol kesehatan dengan menerapkan 3M
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sebanyak 300 pesilat dari 27 perguruan pencak silat, meramaikan kejuaraan IPSI Cup 2020 tingkat pelajar se-Kota Palembang, yang dilaksanakan di Padepokan IPSI kota Palembang Jl Raja Gopta Sekojo, Kecamatan Sematang Borang, mulai 25 hingga 27 Desember.
Menurut Ketua umum IPSI kota Palembang Kgs Azhari, Ak, S.H., M.H, kejuaran tersebut diharapkan bisa melahirkan bibit- bibit pesilat di kota Palembang, yang berkiprah di tingkat nasional hingga internasional.
"Kompetisi ini jadi seleksi untuk persiapan, kita ambil yang terbaik untuk mewakili Palembang ke depan, khususnya untuk persiapan Popda (pekan okahraga pelajar tingkat daerah), yang akan dilaksanakan 2021 bulan 3 di Palembang," katanya di sela- sela pembukaan, Jumat (25/12/2020).
Ditambahkan Azhari, ada beberapa kategori tingkatan yang dipertandingkan bagi pelajar, mulai usia 14 hingga 17 tahun, dengan kategori A sampai bebas putra dan A sampai F putri kategori fighter.
"Kemudian ketegori seni yaitu tunggal, ganda dan beregu.
Baca juga: Video : 11 Komisariat Daerah dan Wilayah Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia Diresmikan
Baca juga: IPSI Banyuasin Tak Akui Paguyuban Pencak Silat Banyuasin, Warning Oknum IPSI yang Terlibat
Sedangkan untuk klasfikasi tingkatan SMP dan SMA yang dapa rekomendasi pihak sekolah dan dikoordinir oleh perguruan tinggi masing- masing, untuk mendaftarkan di IPSI agar bisa ikut kompetisi," tandasnya.
Diakui Azhari, selain yang juara akan dipertandingkan ke tingkat selanjutnya, IPSI Palembang juga akan berusaha memberikan penghargaan kepada perguruaan untuk pembinaan ke depannya dengan melihat tolak ukur di IPSI.
"Insya Allah, kalau memang memerlukan akan berkelanjutan dan berkesinambungan akan dipertimbangkan, dan ini jelas menambah aset- aset atlet kota Palembang ke depan.
Sehingga harapan kami mencari atlet se usia dini mulai dari tingkat SMP dan SMA terwujud, yang bisa berkompetisi di tingkat PON (Pekan Olahraga ataupun kejuaraan lainnya," jelas Azhari.
Baca juga: Lama Vakum, Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia di Sumsel Kini Bangkit Lagi, Ini Targetnya
Sementara Ketua Pelaksana Kejuaraan Pencak Silat IPSI Cup Tingkat Pelajar se- Kota Palembang 2020, Ketut Sumewen menambahkan, pihaknya berharap dalam kejuaraan ini dilaksanakan sportif yang benar- benar melahirkan atlet pencak silat di kota Palembang.
Dimana nantinya juga, penutupan kejuaraan pihaknya mengundang ketua KONI kota Palembang dan Pengda Sumsel.
"Setelah acara ini kita merumuskan dengan tim perumus untuk bimbingan pembinaan ke depan, sehingga bisa mengharumkan nama Palembang dengan raihan medali di setiap kejuaraan yang selama ini lepas dari genggaman," bebernya.
Dilanjutkan Ketut, selama pelaksanaan kejuaraan pihaknya tetap mengedepankan protokol kesehatan (prokes), dengan menerapkan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun).
"Kita berusaha tetap kedepankan prokes meski yang bertanding anak- anak,"pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/pencakjpg.jpg)