WASPADA! Ini Makanan Berbahaya untuk Penderita Asam Urat, Berikut Penjelasan Dokter Tony Setiobudi

Artikell ini akan menyajikan makanan paling berbahaya untuk seseorang yang memiliki penyakit Asam Urat.

Penulis: Nadyia Tahzani | Editor: Welly Hadinata
IST
Ilustrasi Penderita Asam Urat 

Tomiko rajin mengonsumsi tahu sejak tahun 1950 karena doktermemintanya menurunkan tekanan darah yang terlalu tinggi.

Walau sudah tua, nenek Tomiko mengaku tidak pernah sakit.

"Sebenarnya aku tidak pernah sakit," ungkap Tomiko.

"Aku malah pernah sakit panas saat muda, namun setelah tua, aku malah tidak pernah sakit," tambahnya.

Hingga saat ini, nenek Tomiko bahkan masih aktif berjalan dan mengurusi kebunnya.

Tak hanya itu, ingatan nenek Tomiko juga masih sangat baik hingga dia masih sering menulis puisi.

Tak disangka bukan bahwa rahasia hidup sehat nenek Tomiko adalah memakan tahu!
Dikutip dari Medicalnewstoday, manfaat tahu ternyata sangat banyak bagi tubuh.

Tahu mengandung isoflavon yang ampuh melawan tubuh dari penyakit kanker, obesitas, diabetes, penyakit hati, liver, pikun, dan osteoporosis.

Selain itu, kandungan di dalam tahu bisa membuat kulit dan rambut tetap sehat seperti remaja.

Nah tak hanya itu, ternyata Nasi Jepang berbeda dengan nasi Indonesia.

Bagi yang sudah mencoba nasi Jepang umumnya akan beranggapan nasi Jepang lebih pulen dan lebih lengket daripada nasi Indonesia.

Apa sebabnya?

"Beda jenis berasnya dan airnya. Air di Indonesia mineralnya tinggi, jadi kalau bawa beras dari Jepang, kemudian masak di Indonesia hasilnya akan beda (dari yang dimasak di Jepang). Malah bisa jadi lembek seperti bubur," kata Executive Souschef hidangan Jepang di Aerofood ACS, Shuichi Osawa di acara pengenalan menu baru JAL di Aerofood ACS, Cengkareng, Kamis (18/10/2018).

Baca juga: TIPS Cara Mengupas Cangkang Rajungan dengan Tepat, Berikut Cara Bedakan Rajungan Betina dan Jantan

Osawa menjelaskan ada dua jenis beras yang paling populer di Jepang, yaitu koshihikari dan hinohikari.

Beras Jepang umumnya memiliki bentuk lebih panjang dan pipih ketimbang beras Indonesia.
Namun tidak sepanjang beras dari India, beras jasmine.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved