Breaking News:

Berita Palembang

Seorang Bocah Empat Tahun di Palembang Dianiaya Tetangga Hanya karena Disebut Merusak Tanaman

"Anak saya sangat ketakutan dan pendiam, saya laporkan bukan karena aniaya juga tetapi lihat anak saya menjadi stres dan ketakutan,".

Kompas.com/ERICSSEN
Ilustrasi penganiayaan terhadap anak 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Seorang ibu rumah tangga mendatangi SPKT Polrestabes Palembang Selasa (15/12/2020) untuk melaporkan salah seorang tetangganya.

Perempuan 32 tahun itu tak terima lantaran anaknya yang masih balita dianiaya diduga dilakukan oleh terlapor.

Penyebab penganiayaan, lantaran si anak disebut sudah merusak tanaman milik tetangga pelapor tersebut.

Baca juga: Produk Branded Disebut Barang Palsu, Pemilik Butik di Palembang Trade Center Mall Laporkan Pembeli

"Saya tidak terima atas perbuatan terlapor yang telah memukul dan menampar anak saya.

Pelaku memang di lingkungan kampung terbilang sombong," kata pelapor kepada petugas SPKT Polrestabes Palembang.

Diceritakan pelapor, saat kejadian, anaknya sedang bermain di pekarangan rumah pelaku pada Senin (14/12/2020) sekitar pukul 17.00.

Lalu, oleh terlapor, disebut sudah merusak tanaman atau bunga milik terlapor.

"Ia tidak terima dan marah, langsung mendatangi korban, kemudian terlapor memukul dan menampar wajah serta kepala korban.

Korban sudah lari sampai ke rumah, masih dikejar oleh pelaku sampai ke rumah," kata korban yang tinggal di Kecamatan Kalidoni ini.

Baca juga: 5 Perusahaan BUMN Buka Kesempatan Loker Terbaru  Mulai dari Perbankan Sampai Programmer

Pelapor mengatakan bahwa setelah aksi penganiayaan ini korban menjadi syok dan trauma.

"Anak saya sangat ketakutan dan pendiam, saya laporkan bukan karena aniaya juga tetapi lihat anak saya menjadi stres dan ketakutan.

Saya melapor supaya terlapor bisa bertanggung jawab atas perbuatannya," harapnya.

Korban sendiri diketahui mengalami memar di bagian pipinya dan di dekat kening atas kepala memar terasa sakit.

"Laporan tersebut telah diterima di SPKT Polrestabes Palembang dan akan ditindak lanjuti unit PPA Satreskrim Polrestabes Palembang.

Pasal yang dikenakan UU no 35 tahun 2014 tentang perubahan UU no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak pasal 76 C Jo pasal 80," jelas Kassubag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene.

Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved