Tampil Sederhana dan Biasa-biasa Meski Sedang Berada di Atas, Ini Kunci Radja Band Raih Kesuksesan

Pada masa itu, internet memang nggak kayak sekarang. Jadi, kalo promo album tuh masih ngandelin banget radio, media cetak, panggung, dan sejenisnya

Editor: aminuddin

Pengen tau, kenapa fans musik daerah yang pertama kali disasar Radja?

"Sebenernya, hal itu sama sekali nggak disengaja.

Kami sama sekali nggak pernah berpikir untuk bergerilya dulu di daerah," terang Ian.

"Sebagai anak band, pastinya kami pengen ngetop dulu di kota besar.

Terutama di Jakarta," sambung Moldy, santai.

"Tapi, nggak tau kenapa, musik kami rada 'ditolak' di kota besar.

Emang sih, sempet diputer di radio.

Tapi nggak begitu kedengaran," timpal Indra.

Baca juga: Rara LIDA Makin Romantis dengan Penyanyi Asal Maluku Ini, Sudah Berani Pamer Kemesraan di Medsos

Semenjak ngerilis album Lepas Masa Lalu (2001), lagu Radja emang jarang banget diputer di radio kota besar.

Airplay-nya emang sempet melonjak pas Manusia Biasa(2002) dirilis.

Tapi, tetep aja masih kalah sama band-band lainnya.

"Sempet lho, kami ngerasa sebel sama kondisi ini.

Makin sebel lagi, pas tau kalo promosi album kami emang nggak di-push di kota.

Malah daerah yang diprioritaskan," repet Seno, sewot.

"Waktu itu, kami sempet ngebatin.

Halaman
1234
Sumber: Hai
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved