news
Sebelum Ratna Sari Dewi, Ternyata Soekarno Sudah Punya Istri Asal Jepang, Tapi Nasibnya Tragis
Soekarno dikenal memiliki banyak istri, bahkan ada istrinya yang merupakan warga negara Jepang.
Yoshiko Shimada (77) saksi hidup pernikahan Presiden Soekarno dan
Sakiko Kanase
.
"Lha, saya hadir saat pernikahan itu melihat sendiri pesta perkawinan tersebut di Tokyo ketika itu," kata dia.
Tidak salah itu Presiden Soekarno?
"Benar Presiden Soekarno tidak salah."
Di mana pesta nikah itu diselenggarakan?
"Di Hotel Daiichi di Ginza dan saat ini hotel itu juga masih ada di sana," tambahnya.
Lalu bagaimana kelanjutan Sakiko setelah menikah dengan Presiden Soekarno?
"Saya dengar dari ibunya, Sakiko dibawa ke Jakarta Indonesia tahun 1958 lalu berakhir dengan bunuh diri.
"Setelah itu barulah kawin kedua kali dengan wanita Jepang bernama Dewi Soekarno.
"Jadi Dewi adalah wanita Jepang kedua yang dikawini Soekarno," kata dia.
Mengapa sampai bunuh diri
Nasib tragis memang menjemput Sakiko di akhir hidupnya.
Di kediaman elit di bilangan Menteng, Jakarta, Sakiko mengakhiri hidupnya dengan mengiris urat nadinya pada 30 September 1959.
Saat itu ia sudah memeluk Islam dan namanya berubah menjadi Saliku Maesaroh, tapi kenyataannya ia justru mati muda.
Dalam sebuah buku Paradoks Revolusi Indonesia (2010), Lambet Giebels menyebut alasan Sakiko mengakhiri hidupnya adalah "malu lantaran hostesu kedua, Dewi, menjadi istri favorit Soekarno."
Hostes, nama pekerjaan wanita di klub malam. Pekerjaan tersebut sudah membanjir di Jepang, dan terbilang pekerjaan yang cukup mewah untuk para wanita Jepang.