Awalnya Tahan Pukul, Begitu Celananya Dilepas Kekebalan Pria Ini Hilang, Dikeroyok Warga, Lalu Tewas

Penyidik Satreskrim Polres Tulungagung kembali mengelar rekonstruksi pembunuhan terhadap Suyatno alias Yatno, Selasa (20/10/2020).

Tayang:
Editor: Yandi Triansyah
SURYA.co.id/David Yohanes
Tersangka memperagakan adegan menyeret korban dengan tali 

Mereka nantinya akan terungkap di pengadilan, dan akan menjadi bahan tertimbangan hakim memutus.

"Langkah selanjutnya kami koordinasi dengan Kejaksaan, secepatnya akan kami limpahkan berkasnya," tegas Yudo.

Jalannya Rekonstruksi

Penganiayaan ini bermula dari tertangkapnya dua anak Yatno, K (17) dan B (16) karena mencuri sepeda motor.

Mereka juga dibantu oleh J (26), yang tak lain adalah anak buah Yatno.

Warga menduga Yatno adalah sosok di balik aksi pencurian itu.
Mereka kemudian berusaha mencari bukti keterlibatan Yatno di ponsel miliknya.

Namun Yatno melawan, tidak mau membukakan kunci layar ponsel itu.
Ponsel itu sempat diserahkan ke istrinya, namun ternyata istrinya juga tidak bisa membuka.

Kemarahan warga pun terpicu sehingga mereka mulai melakukan pemukulan.

Meski sempat jatuh, pukulan warga seperti tidak berpengaruh kepada Yatno.

Warga kemudian mengikatnya, kemudian melepas celana panjang yang dipakainya seperti penggambaran adegan ke-35.

Setelah itu kekebalan Yatno seperti menghilang, dan setiap pukulan warga mulai melukainya.

Dia diikat dan diseret dari rumah Yani hingga ke pos kamling, kemudian dihujani pukulan.

Selanjutnya diseret lagi hingga ke kebun tebu.
Yatno sempat duduk dan dipeluk oleh istrinya.

Tiga polisi dari Polsek Sendang juga datang dan berusaha melindunginya.

Namun warga yang marah terus menghujani Yatno dengan pukulan, hingga terkapar di ladang tebu. Dia meninggal dunia saat dibawa ke RSUD dr Iskak. (David Yohanes/day)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Tak Lagi Tahan Pukul Ketika Celananya Dilepas: Yatno Tewas Dianiaya Massa, Diseret ke Pos Kamling,

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved