Awalnya Tahan Pukul, Begitu Celananya Dilepas Kekebalan Pria Ini Hilang, Dikeroyok Warga, Lalu Tewas

Penyidik Satreskrim Polres Tulungagung kembali mengelar rekonstruksi pembunuhan terhadap Suyatno alias Yatno, Selasa (20/10/2020).

Editor: Yandi Triansyah
SURYA.co.id/David Yohanes
Tersangka memperagakan adegan menyeret korban dengan tali 

SRIPOKU.COM, TULUNGAGUNG -- Penyidik Satreskrim Polres Tulungagung kembali mengelar rekonstruksi pembunuhan terhadap Suyatno alias Yatno, Selasa (20/10/2020).

Total terdapat 57 adegan, namun polisi tidak menemukan fakta baru dari kasus pembunuhan tersebut.

Yatno adalah warga Dusun Puthuk, Desa Nyawangan, Kecamatan Sendang, Jawa Timur, Selasa (19/10/2020).

Dalam kejadian 23 September 2020 ini Yatno meninggal dunia karena mengalami luka pukul parah di bagian kepala.

Adegan penganiayaan terungkap ada tiga lokasi, yaitu di sekitar rumah Yani, di pos kamling dan di kebun tebu.

Pada lokasi pertama, tersangka paling aktif adalah Yasin dan Bagas.

Sedangkan dua lokasi lainnya, tersangka paling aktif adalah Suselo dan Yasin.

"Kami tidak membedakan peran masing-masing. Berkas tetap akan dijadikan satu," terang Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP Ardyan Yudo Setyantoro, seperti dikutip dari Tribun Jakarta, Rabu (21/10/2020).

Selama rekonstruksi terungkap peran sejumlah orang tak dikenal (OTD).

Mereka adalah orang-orang yang ada di lokasi namun tidak dikenal dan tidak diketahui warga.

Jumlah mereka banyak dan sebagian juga ambil peran dalam penganiayaan Yatno.

"Kami ambil sampel dua OTD saat rekonstruksi. Tapi sebenarnya ada beberapa," sambung Yudo.

Lanjut Yudo, tidak ada fakta baru ditemukan dalam rekonstruksi ini, semua sudah sesuai dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

"Karena ini aksi spontan, maka tidak ada perencanaan sebelumnya. Jadi tidak ada otak penggeraknya," tutur Yudo.

Meski demikian diakui Yudo, ada peran yang lebih dominan di antara para tersangka. Selain itu ada pula yang memukul lebih banyak, atau memukul lebih keras dan fatal.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved