Berita Palembang

KISAH Dibalik Pemilik Nasi Padang Serba 5000 di Palembang, Bertahan di Masa Pandemi, Bikin Haru!

Rumah makan Pak Ujang ini memberikan harga yang terjangkau untuk harga nasi padang yang dijualnya, yakni Nasi Padang Serba 5000.

Penulis: Nadyia Tahzani | Editor: Welly Hadinata

SRIPOKU.COM - Di tengah Pandemi ini berbagai cara bisa dilakukan untuk membantu sesama.

Seperti yang dilakukan oleh Pak Ujang, salah satunya pemilik rumah makan nasi padang yang ada di Kota Palembang.

Rumah makan Pak Ujang ini memberikan harga yang terjangkau untuk harga nasi padang yang dijualnya, yakni Nasi Padang Serba Rp 5000.

Ya, Pak Ujang ini menjual nasi padang dengan harga serba Rp5000, namun untuk nasi ayamnya sendiri itu seharga Rp7000.

"Pak, kenapa masih bisa jual nasi dibawah 10 ribu pak, ayam 7000 ikan 5000," tanya Ira, Reporte di channel Youtube Lemak Nian Oi.

"Yo karena pandemi ini kan susah," kata Pak Ujang.

Baca juga: Pebalap Ikonik MotoGP Valentino Rossi Terkonfirmasi Positif Covid-19, Demam dan Nyeri Tulang

Baca juga: 20 Tahun Hidup Bak di Penjara, Nita Thalia Akhirnya Berani Bongkar Tabiat Nurdin, tak Pernah Nafkahi

Baca juga: 5 Pemain Lokal Sumsel di Skuad Sriwijaya FC Dipuji, Pelatih Budiardjo Thalib Ingatkan Jangan Jumawa

Pak Ujang, Pemilik warung nasi padang serba 5000
Pak Ujang, Pemilik warung nasi padang serba 5000 (Capture/YouTube/Lemak Nian Oi)

"Oh apo ini hargo khusus pandemi pak," tanya Ira lagi.

"Idak (enggak) sebelum pandemi ini juga sudah jual serba 5000," ujar Pak Ujang.

"Harga segini yang bapak kasih, apa untung pak," tanya Ira.

"Ya kalau laku banyak, bisa dapat untung," kata Pak Ujang.

Namun ternyata Pak Ujang memiliki cerita mengharukan dibalik bisnisnya.

Pak Ujang adalah salah satu masyarakat kecil yang ikut terdampak pandemi Covid-19.

Pak Ujang begitu merasakan dampak dari Covid-19 ini, bahkan berpengaruh dalam bisnisnya.

"Kalu perharinya bisa laku berpa bungkus pak," tanya reporter Lemak nian oi.

"Paya nentukeny sekarang kalo lagi pandemi cak ini (susah menentukan kalau sedang pandemi seperti ini), dulu sebelum pandemi bisa habis 40 kilo nasi, sekarang cuma 6 kilo nasi," ucap Pak Ujang.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved