Puskesmas Rupit Muratara Disegel dengan Rantai dan Gembok, Oleh Polisi Kini Diganti Garis Polisi

Pintu masuk gedung Puskesmas Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) terpasang garis polisi, Jumat (9/10/2020).

Editor: Refly Permana
tribunsumsel.com/rahmat aizullah
Warga yang mau berobat terpaksa menunduk saat masuk pintu Puskesmas Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Pintu Puskesmas terpasang garis polisi setelah disegel pemborong gedung, Jumat (9/10/2020). 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Pintu masuk gedung Puskesmas Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) terpasang garis polisi, Jumat (9/10/2020).

Meski terpasang garis polisi, namun pelayanan kesehatan di Puskesmas Rupit tetap berjalan seperti biasa.

Hanya saja, warga yang akan berobat terpaksa menunduk saat masuk pintu puskesmas.

Ada 10 Santri di Lubuklinggau Sudah Diperbolehkan Pulang, 38 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh

Informasi yang didapat, pintu masuk puskesmas itu dipasang garis polisi oleh anggota Reskrim Polres Muratara.

"Iya benar kami yang pasang (garis polisi itu)," kata Kasat Reskrim Polres Muratara, AKP Dedi Rahmad.

Ia menjelaskan, sebelum dipasang garis polisi, pintu pasuk puskesmas itu disegel oleh beberapa orang dengan gembok dan rantai.

"Gembok dan rantainya kami lepaskan, kami ganti dengan garis polisi, orang yang nyegel masih kami periksa," kata Dedi.

Video Diguyur Hujan Dua Hari, Pemeliharaan Rumput Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Tambah Segar

Ia mengungkapkan, orang yang menyegel puskesmas itu adalah kontraktor pembangunan gedung puskesmas.

Polisi masih melakukan penyelidikan terkait motif dari penyegelan puskesmas tersebut.

"Mereka hanya menyegel saja, tidak ada fasilitas yang dirusak," ujar Dedi.

Kepala UPTD Puskesmas Rupit, dr Jeri Afrimando, mengatakan tidak mengetahui permasalahan penyegelan Puskesmas Rupit itu.

"Kami tidak tahu masalahnya apa, kata penjaga pintu puskesmas, orang yang menyegel dari pihak pemborong gedung ini," ujar Jeri.

Ngebet Nikah, Rizky Billar Akui Takut Jika Lesty Kejora Ditikung Temannya, Rela Bungkam Rahasia Ini!

Ia menyayangkan aksi penyegelan puskesmas tersebut karena pelayanan warga sempat terganggu.

Jeri mengaku keberatan hingga melapor penyegelan itu ke Polres Muratara.

Meski dipasang garis polisi, kata Jeri, namun pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan seperti biasa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved