Inilah Cara Mudah Cegah Kolesterol Tinggi Selama Pandemi Covid-19

Seperti yang telah kerap dibahas, kolesterol tinggi berkaitan dengan penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke.

Editor: Bejoroy
https://www.google.co.id/
Ilustrasi - Kolesterol tinggi. 

SRIPOKU.COM - Menghabiskan banyak waktu di rumah selama masa pandemi Covid-19, membuat tak sedikit orang menjadi kurang memerhatikan asupan makanan.

Ada yang lalu menjadi lebih senang mengonsumsi makanan tinggi kalori dan tinggi lemak.

Padahal makanan seperti itu bisa membuat kadar kolesterol terutama kolesterol jahat ( LDL) melonjak.

Secara Alami, Inilah 10 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi (2): Harus Rutin Berolahraga

Ramalan Bintang Kamis 8 Oktober 2020: Virgo Akan Tertimpa Masalah Hari Kamis Ini

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Seperti yang telah kerap dibahas, kolesterol tinggi berkaitan dengan penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke.

Padahal sebenarnya, usaha untuk menjaga kadar kolesterol tetap normal terbilang mudah. Hal utama yang harus diperhatikan "hanya" pola makan dan cara mengolah masakan.

Ahli gizi Seala Septiani mengatakan, pola makan yang baik adalah mengikuti pedoman ‘isi piringku’.

Pedoman itu mengajarkan, dalam sekali makan harus ada karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.

Selain itu, perhatikan pula cara mengolah dan memilih bahan makanan.

Mungkin ada yang berpikir untuk menghindari makanan berminyak karena bisa menaikkan kadar kolesterol. Menurut Seala, pandangan tersebut sedikit keliru.

Update Sumsel Covid-19 Tgl 7 Oktober 2020.
Update Sumsel Covid-19 Tgl 7 Oktober 2020. (http://corona.sumselprov.go.id/)

“ Minyak itu sering disalahin. Padahal minyak berasal dari nabati yang tidak mengandung kolesterol.”

Begitu kata Seala dalam webinar "Nutrisi dan Proteksi untuk Kolesterol di Masa Pandemi" yang diselenggarakan Sania Royale Soya Oil, Selasa (6/10/2020).

Dia menjelaskan, minyak termasuk sumber lemak yang juga dibutuhkan tubuh. Namun kesalahan dalam mengolah minyak memang bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Sebaiknya minyak digunakan saat memasak dengan api kecil. Contohnya ketika menumis atau membakar bahan makanan di atas teflon. Bisa juga minyak digunakan sebagai salad dressing.

Kemudian, hindari penggunaan minyak berulang jika metode masaknya adalah deep frying.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved