Breaking News:

Pemilik Rumah di Empat Lawang Tidur Begitu Lelap Saat Maling Masuk, Padahal Subuh Selalu Terjaga

"Biasanya setiap subuh kami selalu bangun untuk sholat subuh, tapi saat kejadian kami semua tertidur begitu lelap,"

ilustrasi
ilustrasi maling bobol rumah 

Laporan wartawan Sripoku.com, Chairul Nisyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Nasib naas harus dirasakan oleh keluarga Epran, warga Desa Talang Baru, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan.

Pasalnya, rumah milik Epran dibobol oleh maling pada Senin (28/9/2020) sekira pukul 04.00.

Maling berhasil membawa lari satu unit motor, handphone, dan uang sebesar 100 ribu rupiah.

Pandemi Covid-19 Masih Banyak, Perusahaan di Muaraenim Ini Datangkan 38 TKA China, Pemkab Meradang

Saat diwawancarai oleh Sripoku.com, , Ani Fransiska selaku anak dari pemilik rumah menceritakan bahwasanya kejadian tersebut terjadi saat subuh hari.

"Biasanya setiap subuh kami selalu bangun untuk sholat subuh, tapi saat kejadian kami semua tertidur lelap.

Seperti terkena sirep (Sihir), karna benar-benar tidak sadar ada maling yang masuk," ujar Ani melalui media Whatsapp, Senin (28/9/2020).

Cerita Anak Jenderal Yani: Setelah Bapak Ditembak Kami Selalu Berpindah Rumah

Ia juga menjelaskan, bahwasanya keluarganya tersadar sekitar pukul 06.00 pagi, dan itupun dibangunkan oleh tetangga yang merasa curiga melihat jendela terbuka namun tidak ada aktivitas yang terlihat di dalam rumah Efran.

"Ada saksi namanya Buyung, pada saat keluar rumah untuk melaksanakan sholat subuh melihat 2 orang sedang mendorong motor ke arah TK Muara pinang depan lapangan merdeka, yang belokasi tidak jauh dari rumah kami," jelasnya.

Hal tersebut saat ini sudah dilaporkan oleh orangtua Ani, Efran, ke Polsek Muara Pinang.

Putra Jendral Ahmad Yani Ungkap Ada Kebiadaban Pasukan Cakrabirawa Yang Tak Diungkap di Film G30S

Ia juga menuturkan di daerahnya memang sering terjadi aksi kejahatan oleh oknum tak bertanggung jawab.

"Di daerah ini memang sering terjadi begal dan pencurian tetapi masyarakat pada takut untuk melapor," tutupnya.

Penulis: Chairul Nisyah
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved