Ini Wajah Pelaku Penembakan di Taman TVRI Palembang 2015 Silam, Kabur ke Pagaralam Hingga Bangka

Kini, setelah lima tahun berlalu, Unit 3 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel pimpinan Kompol Junaidi berhasil mengungkap kasus tersebut.

Editor: Refly Permana
sripoku.com/rere
Tersangka penembakan di Taman TVRI pada 2015 lalu berhasil diamankan Unit 2 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel usai buron selama 5 tahun 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sekitar 2015 lalu, berlokasi di sekitar Taman TVRI Jalan POM IX, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan IB I, Palembang terjadi peristiwa penembakan.

Kini, setelah lima tahun berlalu, Unit 3 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel pimpinan Kompol Junaidi berhasil mengungkap kasus tersebut.

Tersangka yakni Akir Akbar, warga Jalan Talang Kerangga, Lorong Pribadi, Kecamatan Ilir Barat 2, Palembang ditangkap di kediamannya, Selasa (29/9/2020).

Resesi Tidak Dapat Dihindari, Kalangan Perbankan Maksimalkan Inovasi Digitalisasi

Namun, pada saat diamankan, Akir sempat melakukan perlawanan hingga akhirnya diberikan tindakan tegas dan terukur oleh petugas.

Saat diamankan, pria 35 tahun ini mengaku menembak korban yakni Aan Sutrisno (23) warga Jalan Puncak Sekuning Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I Palembang.

Pada saat melakukan hal tersebut, Akir tak sendiri melainkan bersama adik iparnya yakni Alfandi yang sudah terlebih dahulu diamankan setelah enam bulan pasca kejadian tersebut.

Diteror Video dari Pusar Hingga Lutut, 13 Mahasiswa UIN Trauma Pegang Handphone untuk Belajar Daring

Diakuinya kejadian penembakan tersebut berawal dari dirinya yang pada saat itu sedang duduk bersama seorang perempuan di taman TVRI, namun pada itu datang segerombolan pemuda yang duduk didekat area taman tersebut.

"Dia ribut terus aku tegur, dia tidak terima pak. Tiba-tiba datang korban ini keluar dari semak-semak mengejar aku, setelah itu aku berlari bersama cewek aku itu pulang," ungkapnya saat diamankan di Polda Sumsel, Selasa (29/9/2020).

Namun tersangka ini merasa kesal akan perbuatan korban hingga akhirnya menceritakan hal tersebut kepada adik iparnya.

DPR RI Setuju Tarif Baru Materai Rp 10.000, Mulai Berlaku 1 Januari 2021

Tersangka pun mengambil senjata api rakitan yang dipinjamnya dari temannya. Berbekal senjata tersebut tersangka mendatangi kembali korban.

"Aku tembak sekali dari jauh tapi tidak kena, nah adik aku ini bilang katanya korban mau mengambil motor aku terus aku dekati dan aku tembak dibagian kepalanya," lanjut tersangka.

Setelah kejadian tersebut tersangka pun melarikan diri dan meninggalkan korban. Buron selama 5 tahun, Akir ternyata sudah berlari ke berbagai daerah di Sumatera.

Adapun tempat pelariannya yakni sempat pergi ke Riau ketempat keponakannya, setelah itu tersangka berlari ke Bangka Belitung untuk bekerja sebagai kuli dan cleaning service.

Kunci Gitar (Chord) Lagu Jirayut - Tiada Tara, Ada Lirik Jangan Biarkan Terlalu Lama Hatiku Mendamba

"Di Bangka aku juga pernah nusuk orang pak masalah beribut karena tabrakan, korban aku tusuk di bagian pinggulnya langsung aku lari.

Setelah itu aku di Pagaralam ngontrak selama setahun kerja sebagi kuli baru aku balik ke Palembang lagi karena rindu sama anak aku pak" kata Akir.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved