Empat Cara Mencegah Luka Bagi Penderita Diabetes
Infeksi yang tidak terkontrol juga bisa menyebabkan sepsis atau komplikasi infeksi yang mengancam nyawa.Lantas, adakah cara mencegah?
SRIPOKU.COM - Seperti yang diketahui bersama, luka yang diderita penderita diabetes akan sangat sulit sembuh.
Bahkan, tak sedikit yang lukanya terkesan makin parah atau ukurannya semakin membesar.
Infeksi yang tidak terkontrol juga bisa menyebabkan sepsis atau komplikasi infeksi yang mengancam nyawa.
Lantas, adakah cara mencegah luka tidak makin parah atau membesar untuk penderita diabetes?
• Wadanramil Sukarami Kapten Inf Sudarsono: Masih Ada Warga yang Belum Sadar Masker
Untuk mencegah komplikasi tersebut, penderita diabetes bisa melakukan langkah-langkah berikut:
1. Merawat kaki sebaik mungkin
Kaki adalah bagian yang paling rawan mengalami luka.
Itu sebabnya, penderita diabetes harus melakukan perawatan kaki dengan sebaik mungkin.
Perawatan kaki yang dilakukan bisa berupa rutin mencuci kaki, menghindari jalan kaki tanpa alas, dan berhati-hati saat memotong kuku kaki.
• Usia 19 Hingga 45 Terbanyak Terinfeksi Covid-19, Satgas: Ayo Jangan Lengah!
2. Perawatan luka
Ketika megalami luka, penderita diabetes harus memantau luka mereka dengan cermat.
Langkah pertama yang harus dilakukan ketika mengalami luka adalah membersihkan luka dan menutupinya dengan perban bersih.
Lakukan hal tersebut setiap hari untuk memastikan kebersihan di area yang terluka.
Penderita diabetes juga harus mencari pengobatan jika luka yang terjadi tidak kunjung sembuh.
Biasanya, pengobatan luka memerlukan antibiotik untuk melawan infeksi. Luka yang parah pun juga seringkali membutuhkan perawatan khsusu di rumah sakit.
• Buntu Akal Cari Cara Sembunyikan Mayat di Apartemen, Pasangan Kekasih Ini Pilih Lakukan Mutilasi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/diabetes5-diabetes4-diabetes3-diabetes2-diabetes1-diabetes.jpg)