Breaking News:

3 Perempuan Gunting Bendera Ditetapkan Tersangka, Terungkap Peran Pelaku, Terancam 5 Tahun Penjara

Kasatreskrim Polres Sumedang, AKP Yanto Slamet, tiga orang perempuan yang terlibat menggunting bendera merah putih ditetapkan sebagai tersangka.

YouTube
Gunting bendera merah putih viral di media sosial, Kamis (17/9/2020) kejadian di Sumedang Jawa Barat. 

SRIPOKU.COM, SUMEDANG -- Kasatreskrim Polres Sumedang, AKP Yanto Slamet, tiga orang perempuan yang terlibat menggunting bendera merah putih ditetapkan sebagai tersangka.

Ketiga perempuan tersebut yakni PN (50) pelaku utama yang menggunting bendera, AI (50) pemegang bendera saat digunting, dan DYH (30) pelaku yang merekam aksi perusakan bendera tersebut.

Kini ketiganya sudah ditahan di Polres Sumedang.

"Tiga orang perusak bendera kami tetapkan sebagai tersangka," ujar Yanto dikutip dari Tribun Jabar, Kamis (17/9/2020).

Ketiga tersangka ini terancam hukuman 5 tahun penjera dan denda Rp 500 juta.

Sebab dalam penetapan tersangka ini, polisi menerapkan pasal 66 Jo pasal 24 huruf a Undang-undang Republik Indonesia nomor 24 tahun 2009 tentang bendera, bahasa, lambang negara, dan lagu kebangsaan.

"Pelaku dijerat dengan pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP atau pasal 56 KUHP dengan ancaman hukumuman 5 tahun penjara dan denda Rp 500 juta," katanya.

Peristiwa ini berawal dalam video Tiktok berdurasi 35 detik terlihat ada dua orang perempuan yang memegang bendera merah putih.

kemudian seorang dari mereka memotong bendera hingga beberapa bagian dengan menggunakan gunting.

Setelah bendera terpotong, lalu salah seorang perempuan itu menghamburkannya dan memungutnya kembali dan dalam video itu juga terdengar ada suara seorang perempuan yang diduga melakukan perekaman video serta terdapat dua orang anak kecil.

LAGI, Bendera Merah Putih Kembali Dirusak Dengan Cara Digunting, Berikut Aturan Penggunaannya

 

Video Seorang Emak-emak Seenaknya Gunting Bendera Merah Putih, Intel TNI AD dan Polisi Turun Tangan

Halaman
12
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved