Manfaat Minyak Zaitun
Inilah Manfaat 13 Minyak Zaitun untuk Pria (2): Obat Pikun hingga Jaga Kesehatan Saluran Pencernaan
Dengan rutin mengonsumsi minyak zaitun, risiko mengalami berbagai penyakit yang kerap menyerang pria seperti diabetes dan penyakit jantung,
SRIPOKU.COM - Manfaat minyak zaitun ternyata beragam. Hanya saja, belum banyak yang mengetahuinya.
Minyak yang sering dianggap lebih sehat daripada minyak masak lainnya ini, khususnya untuk pria, dipercaya bisa mengatasi kondisi yang berhubungan dengan keperkasaan di ranjang.
Selain itu, dengan rutin mengonsumsi minyak zaitun, risiko mengalami berbagai penyakit yang kerap menyerang pria seperti diabetes dan penyakit jantung, bisa berkurang.
• Inilah Manfaat 13 Minyak Zaitun untuk Pria (1): dari Risiko Impotensi hingga Menjaga Berat Badan
• Jalan Noerdin Pandji dari Arah Kenten ke Bandara Rusak Parah
Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Lalu apa saja manfaat minyak zaitun untuk pria?
8. Sebagai obat pikun alami
Seiring bertambahnya usia, maka kemampuan berpikir dan cara kerja otak manusia bisa menurun. Kondisi ini dinamakan sebagai penyakit Alzheimer, yang disebabkan oleh penumpukan plak beta amiloid di sel-sel otak.
Mengonsumsi minyak zaitun secara rutin, dipercaya bisa menghilangkan plak tersebut. Meski begitu, masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut soal manfaat yang ini.

6 Bahaya Karang Gigi Jika Dibiarkan Menumpuk. (SRIPOKU.COM/SYAHRUL)
9. Meredakan nyeri sendi
Manfaat minyak zaitun untuk pria selanjutnya adalah meredakan nyeri dan pembengkakan di sendi yang terjadi akibat rematik atau rheumatoid arthritis.
Efek menyembuhkan dari minyak ini akan semakin maksimal apabila kita juga rutin mengonsumsi minyak ikan.
10. Mencegah masalah lambung
Minyak zaitun juga dinilai bisa membantu menghambat pertumbuhan bakteri, terutama bakteri H. pylori yang tinggal di lambung, dan berisiko memicu tukak lambung hingga kanker.
Dan jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:
11. Mengurangi risiko depresi