Tak Disangka, Ternyata Deretan Negara Asing Ini Gunakan Bahasa Indonesia dalam Kehidupan Sehari-hari
Ternyata siapa sangka, kalau Bahasa Indonesia tak hanya digunakan di Negara Indonesia.
Penulis: Nadyia Tahzani | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM - Sebagai warga Indonesia, terkadang kita sering merasa bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa yang sulit.
Banyaknya aturan dan kata-kata membuat Anda terkadang pusing untuk mempelajarinya.
Bahkan beberapa anak merasa bahwa bahasa Indonesia lebih sulit dibandingkan dengan bahasa Inggris.
• Banyak Karyawan Belum Menerima Bantuan Subsidi Gaji, Ternyata Ini Alasannya & Cara Mengatasinya
• 10 Tersangka dalam Sepekan Ditangkap Polrestabes Palembang, yang Buron Diminta Segera Serahkan Diri
• Ayu Ting Ting Ngebet Nikah Mau Punya 5 Anak, Abdul Rozak : Duda Mah Gak Papa, Biar Anak 1 Mah Wajar
Seperti kita ketahui, Bahasa Indonesia adalah bahasa nasional orang Indonesia.
Meski di tiap-tiap daerah punya dialeg masing-masing, namun setiap generasi wajib tahu Bahasa Indonesia.
Ternyata siapa sangka, kalau Bahasa Indonesia tak hanya digunakan di Negara Indonesia.
Bahkan, deretan negara ini juga pakai bahasa Indonesia dan masuk dalam mata pelajarannya.
Penasaran di negara mana saja Bahasa Indonesia digunakan? Berikut Daftar Lengkapnya.
• Chord Kunci Gitar Lagu Kenangan Terindah dan Lirik Lagu Kenangan Terindah dari Samsons
1. Brunei
Ya, kalau kita teliti, sebenarnya orang Brunei Darussalam juga menggunakan bahasa Melayu/Indonesia dalam percakapan sehari-hari.
Karena ada kesamaan bahasa dengan Melayu, tidak menghereankan jika ada beberapa kata-kata dari orang Brunei bisa kita mengerti.
• Nasib Siapa Tahu, Dulu Terkenal, Nasib 5 Artis Ini Berubah, Jadi Dokter, Malah Ada yang Jadi Petani!
2. Filipina
Filipina secara geografis terletak agak berjauhan dari Indonesia dan menggunakan bahasa nasional Tagalog.
Namun, ada beberapa bahasa Filipina yang sangat mirip dengan bahasa Indonesia.
Rupanya ada alasan tersendiri kenapa bahasa Tagalog bisa mirip bahasa Indonesia.
Secara lebih jelasnya, bahasa Indonesia sendiri terbentuk dari perpaduan antara bahasa Melayu dan Belanda,
Pada abad ke-15, orang Filipina menggunakan bahasa Melayu untuk berbicara dengan kerajaan di Brunei, Malaysia, dan Indonesia.
Bahasa Melayu sendiri digunakan orang Filipina untuk berdagang dan bertahan hidup dari serangan kolonial Spanyol.
Namun walaupun ada kesamaan, tapi tidak membuat orang Indonesia dan orang Filipina sama-sama mengerti bahasa satu sama lain.
• Banyak Karyawan Belum Menerima Bantuan Subsidi Gaji, Ternyata Ini Alasannya & Cara Mengatasinya
3. Australia
Warga Australia rupanya sangat niat belajar bahasa Indonesia.
Bahasa Indonesia menjadi salah satu dari tiga bahasa Asia utama yang harus dipelajari orang Australia.
Alasannya adalah Indonesia termasuk negara yang paling bersahabat dengan Australia.
sedangkan bahasa Melayu yang digunakan orang Malaysia adalah perpaduan antara bahasa Melayu dan Inggris.
Setiap tahun selalu ada tambahan masyarakat Indonesia yang berwisata atau belajar di Australia.
Lebih unik lagi, di beberapa universitas Australia ternyata ada Jurusan Bahasa Indonesia.
Sehingga, jangan heran jika orang Australia ada yang bisa bercakap-cakap dengan kita.
• Mengenal Kapolsek Sako Palembang, AKP Rian Suhendi, Putra Minang yang tak Bercita-cita Jadi Polisi
4. Jepang
Negara yang satu ini termasuk salah satu negara yang mempelajari bahasa Indonesia.
Bukan untuk menjajah kembali, tapi karena Jepang merasa bahwa belajar bahasa Indonesia merupakan hal yang penting teringat banyaknya kerja sama Jepang dengan Indonesia.
Tokyo University of Foreign Studies (TUFS) membuka Program Studi Bahasa Indonesia yang menjadi salah satu program studi yang paling diminati.
Saingan untuk memasuki program studi ini terbilang sangat ketat karena setiap tahun ajaran baru hanya ada 18 mahasiswa yang berhasil.
• Lahirkan Bayi Laki-laki Citra Kirana Tulis Doa Ini, Rezky Aditya Ungkap tak Percaya Sudah Jadi Ayah
5. Malaysia
Sudah bukan rahasia lagi kalau bahasa Melayu dan bahasa Indonesia memang sangat mirip.
Jangan heran, karena masyarakat Malaysia dan Indonesia sama-sama menggunakan bahasa melayu modern
untuk berbicara sehari-hari.
• Disiplin dan Waspada Syarat Hindari Lakalantas di Jalan Tol, Menyalib Kendaraan Wajib Dari Kanan
• Demi Rokok, Oknum Penjaga Malam di Palembang Ini Marah-marah & Arahkan Parang ke Pegawai Minimarket
Korea Selatan terkenal karena drama dan musik K-pop-nya di Indonesia. Banyak warga negara Indonesia yang bergaya kekoreaan dan mempelajari bahasa Korea.
Namun siapa sangka, negara yang satu ini justru menyukai bahasa Indonesia.
Hankuk University of Foreign Studies adalah salah satu universitas di dunia yang memiliki Program Studi Bahasa Indonesia di dalamnya.
Salah satu pengajarnya pun asli orang Indonesia yang bernama Tengsoe Tjahjono.
7. Hawaii
Siapa yang sangka jika orang-orang di Hawaii tertarik dengan bahasa Indonesia.
Banyak universitas di sana yang diajari bahasa Indonesia. Bahkan tim pengajarnya rela terbang Hawaii–Indonesia untuk mempelajari lebih dalam tentang budaya dan bahasa Indonesia.
• Dulu Hidup Susah, 5 Artis Ini Kini Kaya Raya, Ada yang Jadi Sopir Truk, No Terakhir Tinggal di Gubuk
8. Suriname
Sebanyak 14% dari penduduk di Suriname merupakan warga negara Indonesia yang berasal dari Jawa. Hal tersebut membuat penduduk di Suriname senang untuk mempelajari bahasa Indonesia.
Banggalah dengan bahasa Indonesia karena terbukti bahasa Indonesia merupakan bahasa yang disukai oleh banyak negara.
9. Vietnam
Terbukanya hubungan bilateral antara Indonesia dan Vietnam membuat negara yang satu ini juga mempelajari bahasa Indonesia. Sejak 2007, bahasa Indonesia sudah menjadi bahasa kedua di negara ini.
10. Ukraina
Ukraina merupakan salah satu negara yang merasa bahwa bahasa Indonesia penting untuk dipelajari.
Hal ini terbukti dari dibukanya Program Studi Bahasa Indonesia di Taras Shevcenko National University of Kyiv sejak 2013.
Pemerintah Indonesia juga tidak segan membayari mahasiswa yang terpilih untuk belajar di program studi tersebut.
• Cerita Para Pedagang Korban Kebakaran di Pasar Satelit Sako, Kalah Cepat dengan Api dan Semua Ludes
11. Hongkong
Stasiun televisi milik Pemerintah Hong Kong, RTHK mulai menggunakan "subtitle" Bahasa Indonesia pada beberapa program televisi tersebut, sejak tahun 2016 lalu.
Seorang juru bicara RTHK, seperti dikutip media setempat mengatakan, penambahan subtitle Bahasa Indonesia merupakan upaya perusahaan penyiaran tersebut untuk lebih dapat menjangkau pemirsa dari kelompok minoritas, khususnya warga negara Indonesia.
"Sebagian besar warga negara Filipina, dapat mengerti Bahasa Indonesia, tetapi sebagian warga negara Indonesia tidak dapat ber-Bahasa Inggris," ungkap juru bicara tersebut.
Ia menambahkan, penambahan subtitle Bahasa Indonesia akan dilakukan pada beberapa program lain, jika pemirsa menghendaki dan mengutungkan bagi program yang ditayangkan.
• Jangan Buang Tangkai Cabai Karena Dianggap Sampah, Ternyata Bermanfaat Bagi KesehatanTubuh
• Pengurusan Masjid Al-Mahmudiah atau Masjid Suro 30 Ilir Palembang Siapkan 1.500 Porsi Bubur Asyura