Alasan Bosan dengan Hidup, 3 Orang Tewas Ditembak Pria Ini, Ada Ayah dan Anaknya yang Masih 2 Tahun

Prasittichai Khaokaew, nama pelaku, mengatakan dalam pembelaan di persidangan ia melakukan aksi itu karena merasa bosan dengan hidup.

Editor: Refly Permana
ilustrasi
ilustrasi tembak 

SRIPOKU.COM - Seorang oknum guru SD di Bangkok, Thailand sudah menyebabkan tiga orang tewas usai ia tembak.

Dua dari korbannya merupakan pasangan ayah dan anak, dimana si anak masih berusia dua tahun.

Tak hanya itu, ada beberapa warga juga tengah menderita luka tembak atas aksi yang dilakukan pria berusia 38 tahun itu.

Pelaku kini sudah menjalani sidang dan mendapat vonis hukuman mati dari hakim.

Video: Babi Hutan Jinak Viral di Muratara Makin Aneh, tak Mau Tidur Jika Tanpa Selimut dan Bantal

Prasittichai Khaokaew, nama pelaku, mengatakan dalam pembelaan di persidangan ia melakukan aksi itu karena merasa bosan dengan hidup.

Ia juga mengaku tidak ada niat untuk membunuh bocah dua tahun tersebut.

Setelah mendapatkan hukuman mati, tim pengacara Prasittichai menuturkan mereka belum mengetahui apakah mereka bakal melakukan banding.

Perempuan di Tanjung Raja Ogan Ilir Ini Dipukul Suaminya Pakai Gelas Stainless karena Tak Beri Uang

Pembunuhan itu terjadi setelah dia mencoha mencuri perhiasan senilai 500.000 baht (Rp 233,4 juta) dalam insiden yang terjadi 9 Januari.

Dari rekaman CCTV memperlihatkan guru sekolah dasar menembaki pengunjung toko perhiasan sebelum kabur.

Dia ditahan pada 22 Januari lalu.

Pengadilan kriminal di Bangkok, ibu kota Thailand, memvonis pria 38 tahun itu karena melakukan pembunuhan saat merampok toko perhiasan.

Selain itu seperti dilansir Daily Mirror Kamis (27/8/2020), pengadilan juga menjatuhkan Prasittichai denda 1.000 baht (Rp 467.965).

Viral Video Babi Hutan Tiba-tiba Jinak Ikut Warga Pulang ke Rumah dan tak Mau Pergi Hingga Menangis

Dalam keterangan jaksa penuntut, penggunaan senjata berperedam dalam insiden tersebut menunjukkan Prasittichai sudah merencanakan aksinya.

Mereka juga menerangkan selama dua pekan sejak serangan, Prasittichai menolak untuk menyerahkan diri dan terus bersembunyi.

Karena itu, jaksa kemudian memerintahkan guru SD itu untuk membayar ganti rugi kepada para korban penembakan, baik yang tewas maupun terluka.

Tiga korban tewas itu adalah Thidarat Thongthip (31) dan putranya Panuwich Wongyu (2), serta penjaga keamanan Teerachat Nimma (33).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bunuh 3 Orang karena "Bosan dengan Hidup", Pria Ini Dihukum Mati", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/global/read/2020/08/29/144049770/bunuh-3-orang-karena-bosan-dengan-hidup-pria-ini-dihukum-mati.

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved