Update Pelaku Muncikari di Rusun 25 Ilir Palembang, Pelaku Jajakan Perempuan Berusia Belasan Tahun

"Benar, kasus ini masih dalam pengembangan, kita sudah mengambil keterangan korban untuk dilakukan pengembangan terkait adanya dugaan korban lain,"

Editor: Refly Permana
sripoku.com/andyka wijaya
Kasubdnit PPA Polrestabes Palembang, Ipda Hj Fifin Sumailan, saat menginterogasi seorang tersangka muncikari. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Bergulirnya kasus tindak pidana perdagangan orang yang dilakukan ND (40), perempuan yang tinggal di Rusun Blok 41 lantai 4, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, kini masih dalam pengembangan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Palembang.

Hal ini diungkap langsung Kasat Reskrim, AKBP Nuryono, melalui Kasubnit PPA, Ipda Fifin Sumailan.

"Benar, kasus ini masih dalam pengembangan, kita sudah mengambil keterangan korban untuk dilakukan pengembangan terkait adanya dugaan korban-korban lain," kata Fifin kepada Sripoku.com, Rabu (19/8/2020).

Inilah Daftar Kos-kosan dan Kontrakan Menginap di Martapura OKU Timur, Berikut Tarif dan Alamatnya

Fifin mengatakan, dari hasil keterangan korban, yakni R (14) dan D (16), awalnya memang tempat pelaku itu merupakan tempat pelarian mereka.

Bahkan, salah satu korban memang ngekos di tempat tersebut.

Dari sanalah kedua korban mencari pria hidup belakang dari salah satu aplikasi.

Setiap melakukan hubungan terlarang tersebut, pelaku ND mendapatkan uang Rp 50 ribu.

Video Beredar Pesan Berantai Kepsek dan Wakepsek SMKN 3 Palembang Meninggal Dunia di Waktu Bersamaan

" Jadi yang Rp 50 ribu itu, sebagai uang sewa kamar. Tetapi dibalik semua itu, sang pelaku juga sering menjajakan kedua korban kepada pria hidung belakang," katanya.

Ketika ditanya mengenai pria hidung belang yang kerap melakukan hubungan dengan kedua korban, sambung Fifin, jelas umur pria yang dilayani kedua korban adalah pria pria umur dewasa.

"Rata-rata usianya diatas kedua korban," ungkap Kasubnit PPA ini.

Ditambahkannya, hasil uang hubungan terlarang itu sendiri digunakan kedua korban untuk biaya hidup mereka.

Bacaan Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Baru Islam 1 Muharram 1442 H, Dibaca Sore Ini Setelah Ashar

Sehari sebelumnya, ND diamankan setelah polisi mendapat informasi sering terjadi aktivitas seksual di kediamannya.

Ketika didatangi, polisi menangkap tangan kedua korban tengah bersama dua pria hidung belang.

Dari sana, ND diamankan lantaran kerap menawarkan sejumlah perempuan di bawah umur ke sejumlah pria hidung belang.

Selain itu, tempat tinggalnya juga dijadikan aktivitas seksual, dimana setiap satu kali kegiatan ND mendapat Rp 50 ribu.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved