Inilah 10 Makanan untuk Mengatasi Sulit Tidur (2): Teh chamomile, Kacang Kenari hingga Ikan Berlemak
Seseorang idealnya membutuhkan waktu kurang lebih 8 jam dalam sehari untuk mendapatkan waktu tidur yang cukup.
SRIPOKU.COM - Tidur adalah cara untuk mengistirahatkan tubuh setelah seharian digunakan untuk melakukan beragam aktivitas.
Seseorang idealnya membutuhkan waktu kurang lebih 8 jam dalam sehari untuk mendapatkan waktu tidur yang cukup.
Jika sampai kurang tidur, kita pun bisa mengalami sejumlah ganggguan atau masalah kesehatan, baik yang menyerang fisik maupun mental.
• Inilah 10 Makanan untuk Mengatasi Sulit Tidur (1): Kacang almond, Susu Hangat dan Buah kiwi
• Ramalan Bintang Keuangan Kamis 6 Agustus 2020: Cancer Perlu Berhati-hati Dalam Menjalin Kerja Sama
Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Berikut ini adalah beberapa dampak kurang tidur yang bisa terjadi:
- Ingatan bermasalah
- Hilangnya konsesntrasi
- Daya tahan tubuh melemah
- Mood tidak stabil
- Risiko penyakit diabetes
- Risiko tekanan darah tinggi atau hipertensi
- Risiko penyakit jantung
- Berat badan naik
- Kehilangan keseimbangan
- Gairah seks menurun
Untuk mengatasi sulit tidur, obat tidur kovensional bisa saja dikonsumsi.
Namun, obat-obatan tersebut terkadang memiliki efek samping yang kurang menggembirakan bagi tubuh.
Akan lebih aman jika masalah sulit tidur diatasi dengan konsumsi makanan tertentu yang dapat membantu Anda tidur lebih cepat dan lebih nyenyak.

10 Manfaat Konsumsi Bayam untuk Tubuh (1). (SRIPOKU.COM/Bejo)
Berikut ini lanjutan ragam makanan yang dilaporkan dapat digunakan untuk mengatasi sulit tidur:
4. Teh chamomile
Teh chamomile sudah dikenal dapat menjadi obat alami untuk mengatasi insomnia.
Teh chamomile adalah teh yang dibuat dari bunga chamomile yang telah dikeringkan.
Baca juga: 9 Makanan yang Mengandung Kalsium Tinggi
Para peneliti berpikir bahwa senyawa flavonoid yang disebut apigenin bertanggung jawab atas sifat-sifat yang merangsang tidur pada bunga chamomile.
Apigenin tampaknya mengaktifkan reseptor GABA A, suatu proses yang membantu merangsang tidur.