Breaking News

Kadar Kolesterol Berbeda! Mana yang Lebih Sehat, Daging Sapi atau Daging Kambing?

Selama ini di Indonesia daging kambing dipercaya dapat menyebabkan darah tinggi (hipertensi) dan kolesterol tinggi.

Editor: Bejoroy
SRIPOKU.COM/Bejo
Daging Sapi. Kadar kolesterol dalam 100 gram daging sapi dan daging ayam masing-masing mencapai 89 mg dan 83 mg. 

Jumlah tersebut jauh lebih rendah dibanding kandungan kalori pada daging sapi yang mencapai 250 kalori per 100 gram.

Meski demikian, daging kambing tetap merupakan sumber protein hewani yang hampir sama baiknya dengan daging sapi maupun daging ayam.

Total protein hewani yang terkandung dalam 100 gram daging kambing kurang lebih mencapai sekitar 20 gram, sementara daging sapi 25 gram dan daging ayam 30 gram.

Dengan menikmati satu porsi daging kambing (100 gram), sudah bisa mencukupi 50 persen jumlah kebutuhan protein harian orang dewasa.

Dan jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Mempertimbangkan kandungan lemak jenuh
Melansir Live Strong, jika dilihat dari kandungan lemaknya, daging kambing bisa dikatakan lebih sehat ketimbang daging sapi maupun daging ayam.

Pasalnya, kandungan lemak jenuh pada daging kambing lebih rendah ketimbang daging sapi maupun daging ayam.

Daging kambing hanya mengandung 0,79 gram lemak jenuh per sajian. Sementara, daging sapi dan ayam, masing-masing mengandung 3,0 gram dan 1,7 gram lemak jenuh per sajian.

Orang dewasa disarankan untuk mengonsumsi lemak jenuh tidak lebih dari 20 gram per hari.

Itu artinya, satu porsi daging kambing baru mengandung sekitar 4 persen dari nilai harian lemak jenuh.

Karena mengandung lemak jenuh relatif rendah, daging kambing bisa menjadi alternatif makanan hewani yang menyehatkan jantung daripada daging sapi atau ayam.

ilustrasi
https://covid19.go.id/p/berita/infografis-covid-19-29-juli-2020

Meski daging kambing terbilang lebih sehat, konsumsi bahan makanan daging-dagingan tetap saja perlu dibatasi.

Sebuah studi penelitian yang dilakukan Harvard Medical School, Boston, AS, mengaitkan konsumsi berlebihan daging merah dengan risiko lebih tinggi terkena hipertensi, penyakit jantung, diabetes, dan kematian dini.

Konsumsi berlebih inilah yang kemungkinan membuat masyarakat Indonesia mengganggap daging kambing menjadi paling tidak sehat.

Pasalnya, aroma daging kambing yang khas bisa terus menggugah selera para penikmatnya.

(LiveStrong, Harvard Health Publishing)

Penulis: Irawan Sapto Adhi

Berita Ini Sudah Diterbitkan di Situs https://health.kompas.com/ dengan Judul:
Daging Sapi atau Kambing, Mana yang Lebih Sehat?

Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved