Breaking News:

Berita Palembang

Jelang Idul Adha 1440 H, Pertamina Tambah Pasokan LPG

memastikan bahwa penyaluran dan ketersediaan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG)

SRIPOKU.COM / Syahrul Hidayat
ISI GAS-- Petugas LPG Bright Gas di Depot LPG Pulau Layang Plaju Palembang, melakukan pengisian tabung gas elpiji subsidi 3 kg 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 H serta libur akhir pekan yang cukup panjang, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel memastikan bahwa penyaluran dan ketersediaan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) untuk masyarakat dalam kondisi aman.

Region Manager Communication, Relations & CSR Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Rifky Rakhman Yusuf, dalam keterangan resminya mengungkapkan bahwa pasokan BBM dan LPG saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat.

"Guna menghadapi lonjakan permintaan BBM dan LPG, kami akan terus memantau kondisi di lapangan serta menyiapkan proyeksi kebutuhan masyarakat.
Jika masih diperlukan, penyaluran BBM maupun LPG akan terus ditambah sesuai dengan kebutuhan, untuk produk subsidi dan penugasan tentunya akan disesuaikan dengan kuota yang sudah ditentukan", ujar Rifky, Kamis (30/7/2020).

Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Maulana, Chief Officer yang Tenggelam di Perairan Sungai Lilin Muba

 

Demokrat Resmi Usung Devi-Didi di Pilkada PALI, Penantang Petahana Heri Amalindo

Per tanggal 30 Juli, rata-rata ketahanan stok energi di wilayah Sumbagsel cukup aman.

Rifky menambahkan, terdapat penurunan konsumsi BBM di masyarakat seiring merebaknya wabah virus Covid-19.

Penurunan konsumsi BBM Gasoline (Pertamax, Pertalite, Premium) sebesar 16%, dan BBM Gasoil (Dex, Dexlite, Biosolar) sebesar 15%, dibandingkan rata-rata konsumsi normal harian.

Berbeda dengan BBM, konsumsi LPG sektor rumah tangga justru mengalami kenaikan terutama LPG Subsidi 3 Kg yaitu sebesar 5.9 % dari konsumsi normal harian. Dan untuk LPG Non Subsidi mengalami kenaikan meskipun tidak signifikan, yaitu hanya 0.2%.

Sementara itu, LPG untuk sektor non rumah tangga masih terus mengalami penurunan sekitar 30% jika dibandingkan kondisi normal biasanya.

Takbiran Idul Adha di Palembang Secara Keliling tidak Dilarang, Polisi Siagakan Personil di Masjid

 

Komix Herbal dan BEJO Sujamer Konsisten Hidupkan Semangat Berqurban untuk Sesama di Tengah Pandemi

“Pandemi Covid-19 masih menjadi alasan utama turunnya konsumsi BBM dan naiknya konsumsi LPG sektor rumah tangga, dimana aktivitas masyarakat yang banyak terkonsentrasi di rumah.

Kondisi ini sudah kami antisipasi, karenanya saat ini kami telah menyiapkan penambahan stok LPG 10-15% di lokasi-lokasi yang menjadi tujuan mudik dan tujuan wisata untuk disalurkan menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 H, karena kami prediksi kebutuhan dapur masyarakat akan meningkat.

Halaman
12
Penulis: Syahrul Hidayat
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved