Wanita Ini Sukses Kendalikan Diabetes dengan Diet Keto dan Intermiten

Diet keto dianggap bisa membantu orang untuk menurunkan berat badan, mendapatkan lebih banyak energi, serta mengurangi risiko sejumlah penyakit.

Editor: Bejoroy
poblanerias.com
Ilustrasi. Diet keto mengobati diabetes dengan mencegah gula darah naik, karena penderita diabetes tidak menghasilkan insulin dalam jumlah memadai untuk mengatur kadar glukosa mereka. 

Selain fase penyesuaian diet selama seminggu, umumnya dikenal sebagai "keto flu," pasien mengatakan tidak memiliki kesulitan untuk berpegang pada pola diet keto-intermiten.

Ia berencana melanjutkan diet tersebut tanpa batas waktu, namun merasa kesulitan mempertahankan puasa 42 jam.

Puasa 16 jam jauh lebih mudah diterapkan ke dalam kehidupan sehari-harinya.

Dan jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Berhenti mengonsumsi obat diabetes setelah 1 bulan

Empat minggu setelah menjalani diet, pasien berhenti mengonsumsi obat seperti metformim, antihipertensi dan statin, dan masih dapat mengendalikan kadar gula darahnya.

Empat bulan setelah program, kadar gula darahnya telah membaik secara signifikan, bahkan tanpa penggunaan obat-obatan.

Perubahan pola makan harus diawasi profesional medis

Hasil ini menambah bukti, bahwa nutrisi dapat menjadi terapi yang menjanjikan untuk penyakit kronis.

Namun, berkonsultasi dengan profesional medis adalah langkah terbaik sebelum membuat perubahan ekstrem pada diet kita.

ilustrasi
https://covid19.go.id/p/berita/infografis-covid-19-17-juli-2020

Diet keto umumnya dianggap aman, tetapi beberapa ahli mengingatkan lemak jenuh dan kolesterol tinggi bisa berisiko bagi kesehatan jantung, dan kita masih belum tahu konsekuensi diet keto dalam jangka panjang.

Diet intermiten juga umumnya aman, terutama dalam durasi yang lebih pendek seperti 16 jam sehari.

Berpuasa lebih lama, 24 jam atau lebih, dapat memiliki efek samping yang serius seperti mengganggu tidur dan suasana hati serta meningkatkan stres.

Beberapa ahli gizi berpendapat, puasa yang terlalu lama tidak sepadan dengan risiko yang didapat.

(The Insider)

Penulis: Gading Perkasa

Berita Ini Sudah Diterbitkan di Situs https://lifestyle.kompas.com/ dengan Judul:
Wanita Ini Sukses Kendalikan Diabetes dengan Diet Keto dan Intermiten

Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved