Breaking News:

Perbolehkan Sholat Idul Adha Seperti Biasa, Ini Syarat Pelaksanaan di Lapangan, Masjid & Ruangan

Kementerian Agama (Kemenag) melalui surat edaraanya memperbolehkan pelaksanaan sholat Idul Adha 1441 H di masjid, lapangan, atau ruangan lainnya.

Sripoku.com / Rahmad Zilhakim
Video dari Udara, Suasana Suasana Sholat Idul Adha 1440 H di Masjid Agung SMB Jayo Wikramo Palembang 

SRIPOKU.COM -- Kementerian Agama (Kemenag) melalui surat edaraanya memperbolehkan pelaksanaan sholat Idul Adha 1441 H di masjid, lapangan, atau ruangan lainnya.

Sesuai dengan edaran tersebut pelaksanaanya harus mengikuti katentuan surat edaran Kemenag

Dilansir laman setkab.go.id, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy menjelaskan syarat pengecualian diperbolehkannya penyelenggaraan Idul Adha.

Yaitu terutama berkaitan dengan kelayakan tempat tersebut dilihat dari status zonasi.

“Sesuai dengan masukan dari Menteri Agama, yang dipakai landasan menetapkan zona adalah informasi detil dari Gugus Tugas pada level paling kecil dari tiap zona," ujarnya saat konferensi pers persiapan penyelenggaraan Iduladha yang digelar melalui video conference, Kamis (9/7/2020).

"Ada daerah yang dinyatakan merah, padahal di daerah tersebut ada desa yang hijau. Begitu pun sebaliknya. Nanti Gugus Tugas Daerah yang akan menentukan,” imbuhnya.

Rakor persiapan penyelenggaraan Iduladha yang digelar melalui video conference, Kamis (9/7/2020)
Rakor persiapan penyelenggaraan Iduladha yang digelar melalui video conference, Kamis (9/7/2020) (Foto: Humas Kemenko PMK)

 

Jelang Akhir Pekan Harga Emas Antam Turun, Berikut Rincian Harganya Mulai Dari 0,5 Gram

Update Covid-19 di Sumsel 10 Juli, Penambahan Kasus Hampir Sentuh Angka 100, Meninggal Bertambah

BMKG Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, Sabtu 11 Juli 2020: Waspada 6 Wilayah Berpotensi Hujan & Petir

Selain itu, intensitas kemungkinan terjadinya penyebaran Covid-19 akibat dampak warga yang mudik juga akan menjadi pertimbangan.

Hal tersebut untuk mengantisipasi agar penyelenggaraan Iduladha di masa transisi new normal saat ini tidak malah menimbulkan kluster baru dari penyebaran Covid-19.

Muhadjir juga mengungkapkan, sedangkan untuk hal-hal yang lebih operasional dari yang sudah ditetapkan oleh Menteri agama lebih lanjut akan didetailkan oleh kementerian/lembaga terkait yaitu Kemenko PMK, Kemenko Polhukam, Kemenag, Kemenkes, Kemenhub, Kemendagri, dan lembaga BNPB/Gugus Tugas serta Polri.

“Yang paling penting adalah kita berkaca dari penyelenggaraan salat Idulfitri."

Halaman
1234
Editor: adi kurniawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved