Jelang Liga 1 Indonesia 2020 Dimulai PT LIB Wajib Lunasi Hutang Subsidi Klub
Klub-klub Liga 1 Indonesia dan Liga 2 Indonesia 2020 meminta PT LIB agar segera membayarkan subsidi sebelum kompetisi dimulai pada Oktober mendatang.
SRIPOKU.COM -- Klub-klub Liga 1 Indonesia 2020 meminta PT Liga Indonesia Baru (LIB) agar segera membayarkan subsidi sebelum kompetisi dimulai pada Oktober mendatang.
Sebelumnya, PSSI resmi memutuskan Liga 1 Indonesia dan Liga 2 Indonesia 2020 akan kembali bergulir setelah empat bulan kompetisi dihentikan.
Liga 1 Indonesia dan Liga 2 Indonesia dihentikan pada pertengahan Maret akibat pandemi virus corona (Covid-19) masuk ke Indonesia.
Dengan dilanjutkannya kompetisi tentu saja PT LIB sebagai operator diminta untuk segera memberikan subsidi kepada klub.
Belum lama ini, Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, telah menyatakan pihaknya berkomitmen akan membayar kewajiban mereka.
Namun, hingga saat ini PT LIB belum bisa memastikan kapan akan membayar subsidi kepada klub-klub Liga 1 Indonesia maupun Liga 2 Indonesia.
• Bertambah Satu, Total Jumlah Pasien Covid 19 Muaraenim Meninggal Dunia 2 Orang
• Ketua Umum DPW Partai Nasdem Sumsel: Tunjukkan Nasdem Itu Peduli Bukan Saat Minta Pilih Saja
• Update Virus Corona di Palembang Sabtu 4 Juli 2020, Kecamatan Kemuning Tertinggi Kasus Positif
Dari pihak klub, Manajer Arema FC, Ruddy Widodo, mengatakan dalam situasi seperti saat ini sudah pasti klub berharap semuanya bisa diselesaikan lebih cepat.
“Kalau dari Arema FC ya semakin cepat semakin baik,” kata Ruddy Widodo kepada BolaSport, Sabtu (4/6/2020).
Sedangkan untuk besaran subsidi sendiri sebelumnya PSSI telah menaikkan jumlahnya menjadi Rp 800 juta dari yang awalnya Rp 520 juta.
Dengan jumlah besaran itu, beberapa klub yang berada di luar Pulau Jawa meminta agar subsidi bisa ditambahkan.
Dengan dinaikkannya subsidi diharapkan bisa sedikit meringankan beban klub yang bakal berlanjut di tengah pandemi virus corona ini.
“Kalau semakin banyak subsidinya tentu lebih baik. Tapi itu kan sudah ditetapkan juga sama PSSI (jumlah subsidinya),” ucap Ruddy.
Sementara beberapa klub-klub Liga 1 Indonesia seperti Borneo FC dan Persiraja Banda Aceh mengharapkan agar PT LIB menaikkan subsidi di atas Rp1 miliar.
Hal itu karena tim yang berada di luar Pulau Jawa bakal membutuhkan banyak dana.
Sehingga banyak pertimbangan yang dilakukan oleh klub, dari membayar gaji pemain, pelatih ofisial, hingga kebutuhan operasional lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/liga-1-indonesia-2020.jpg)