Para Pelanggan Daging Celeng Pasutri Juga Ditangkap Karena Tahu Malah Dibikin Bakso dan Rendang

"Jadi orang-orang yang membeli memang mengetahui bahwa ini daging celeng. Itu kena pasalnya," tuturnya.

(KOMPAS.COM/AGIE PERMADI)
Petugas tengah menyimpan daging celeng di lemari pendingin yang disimpan di Mapolresta Bandung, Selasa (30/6/2020). Daging celeng itu merupakan barang bukti penjualan daging celeng oplosan. yang terjadi di beberapa daerah di Jabar. 

SRIPOKU.COM-Mahalnya harga daging sapi membuat beberapa orang nekat mengoplosnya dengan daging babi atau daging celeng.

Hal ini dilakukan oleh oknum Pasutri pengoplos daging babi atau daging celeng, hingga kemudian terungkap dan ditangkap.

Namun tidak hanya Pasutri pengoplos daging bagi alias daging celeng itu saja yang menjadi sasaran Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi.

Sebab setelah berhasil mengungkap penjualan daging celeng (babi hutan) yang dicampur atau dioplos dengan daging sapi di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), itu, kini pihaknya mengusut pada pelanggan.

Sebab, dalam perkara ini, di mana polisi tak hanya menangkap pasangan suami isteri (pasutri) berinisial T (45) dan R (24) pengoplos daging celeng, tetapi juga para pelanggan, karena mereka dianggap terlibat.

Seperti diketahui pasutri ini memiliki empat pelanggan tetap sejak mereka mulai beroperasi berjualan daging celeng sejak tahun 2014 silam.

Para pelanggan yang berasal dari berbagai daerah di Jabar ini, kerap memesan daging celeng tersebut dengan jumlah yang beragam.

Menurut Kapolres Cimahi, AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki, para para pelanggan ini mengetahui bahwa daging yang dijual pasutri tersebut merupakan daging celeng oplosan.

Akan tetapi, para pelanggan ini malah melakukan tindakan serupa (oplos daging celeng), menjadikan daging tersebut berbagai macam bahan baku seperti bakso. Kemudian dijadikan daging olahan makanan (rendang).

Selain itu juga dijual dengan cara dioplos dengan menggunakan daging sapi impor maupun daging sapi lokal, dengan perbandingan 2 kilogram daging sapi impor dicampur 1 kilogram daging celeng.

Halaman
123
Editor: Hendra Kusuma
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved