Breaking News:

Berita Muaraenim

PTBA Anggarkan Rp 6,3 Miliar Program Bidiksiba 2020, Kouta 50 Orang Untuk Warga Ring I

Sebagai komitmen untuk meningkatkan SDM masyarakat ring I, PTBA kembali menggelar seleksi Bidiksiba Angkatan Ke-8

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM/Ardani Zuhri
Puluhan siswa dari Kabupaten Muaraenim dan Lahat mengikuti Seleksi Bidiksiba memperebutkan beasiswa PTBA di Perguruan Tinggi Negeri. 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM -- Sebagai komitmen untuk meningkatkan SDM masyarakat ring I, PTBA kembali menggelar seleksi Bidiksiba Angkatan Ke-8 untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Politeknik Negeri Malang (Polinema).

Bahkan PTBA menganggarkan dana sebesar Rp 6,3 Miliar untuk program Bidiksiba tahun 2020, di SMK Bukit Asam Tanjung Enim, Sabtu (20/6/2020).

Menurut Ketua Tim Bidiksiba, Yusril Alamsyah melalui sekretaris Syamsuir mengatakan bahwa program Bidiksiba ini, CSR PTBA bekerja sama dengan pemerintah setempat seperti Kecamatan Lawang Kidul, Tanjung Agung, Muara Enim, Kabupaten Muaraenim serta Kecamatan Merapi Barat dan Timur Kabupaten Lahat.

PTBA Anggarkan Rp 6,3 Miliar untuk Program Bidiksiba di Polinema 2020, Semua Biaya Ditanggung

 

Pembangunan Proyek Waterpark PTBA di Tanjungenim Sudah Mencapai 94,36 Persen

Dimana, lima kecamatan tersebut adalah kecamatan yang bersentuhan langsung dengan operasional PTBA.

Dikatakan Syamsuir, seleksi akademik Polinema Malang secara online yang difasilitasi sarana milik SMK Bukit Asam Tanjung Enim ini, secara serentak di seluruh lokasi operasional PTBA seperti Ombolin, Tarahan dan Muaraenim.

Dan tahun 2020 ini, PTBA memberikan kuota sebanyak 50 orang untuk di Polinema Malang.

Dan itu tergantung hasil kemampuan masing-masing sesuai passing grade Polinema Malang.

Selain Polinema Malang, kita sudah menggelar seleksi untuk Polsri.

Dan bagi yang lulus seleksi nanti, lanjut Syamsuir, nanti seluruh biaya pendidikan dan biaya hidup selama peserta mengikuti pendidikan di Malang Jawa Timur akan ditanggung oleh PTBA.

Namun ada syaratnya, nilai akademiknya
minimal IPK 3.0. Jika tiga kali berturut IPK nya dibawah 3.0, maka beasiswa akan di cabut dan otomatis mahasiswanya jika ingin melanjutkan harus biaya sendiri.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved