Virus Corona di Sumsel
Hasil Tes Swab Covid-19 Normalnya Dua Hari Bisa Keluar, tapi Kok Naura 32 Hari belum Terima Hasil?
Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel mengklaim hasil tes swab sudah keluar untuk pemeriksaan di bulan Mei atau di bawah bulan Juni
Penulis: Jati Purwanti | Editor: Refly Permana
Laporan wartawan Sripoku.com, Jati Purwanti
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Seorang anak bernama Naura, menurut penjelasan orangtuanya, sudah lebih dari satu bulan belum menerima hasil tes swab pasca dirinya diduga terjangkit Covid-19 atau Virus Corona.
Dampak dari lamanya hasil tes swab keluar ternyata membuat ayahnya kesulitan mencari pekerjaan pasca diberhentikan dari tempat kerja yang pertama.
Alasannya, karena kondisi Naura saat ini, penerima kerja takut menerima sang ayah karena cemas sudah terjangkit Virus Corona.
• Tim Peneliti Universitas Airlangga Surabaya Klaim Temukan 5 Kombinasi Obat Untuk Pasien Covid-19
Selain Naura, keluhan terkait lamanya hasil tes swab keluar juga datang dari seorang pasien di OKU Timur yang diduga terjangkit Virus Corona.
Jika Naura sudah menunggu lebih dari satu bulan, pasien asal OKU Timur ini tiga hari lagi genap satu bulan hasil tes swab dirinya belum keluar.
Lantas, apa benar hasil tes swab bisa memakan waktu hingga berbulan-bulan?
Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel mengklaim hasil tes swab sudah keluar untuk pemeriksaan di bulan Mei atau di bawah bulan Juni.
• Jika Ingin Timnas Indonesia Tembus Peringkat 150 FIFA, Berikut Syaratnya
"Kenyataannya masih ada pengirim sampel yang masih menanyakan. Saat ini kami selaku kordinator sudah melakukan pengecekan sampel sedang dalam proses," kata juru bicara Gugs Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel, Yusri, Jumat (12/6/2020).
Menurut dia, rata-rata orang yang positif dan melakukan kontak dengan orang yang dinyatakan positif sudah dilakukan tes swab.
Pihak rumah sakit tempat pasien dirawat semestinya aktif menanyakan hasil tes kepada pihak BBLK atau tempat sampel diperiksa.
Adapun waktu tunggu pemeriksaan sampel di laboratorium sekitar 3-4 hari.
Laboratorium BBLK Palembang mampu memeriksa 700-800 sampel dalam sehari, sementara sampel yang masuk bisa 1.000 lebih per harinya.
"Kalau tidak ada penumpukan sampel dapat selesai diperiksa selama dua hari saja. Normalnya pemeriksaan sampel dua hari atau paling tidak tiga hari," jelas Yusri.
• Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi Berat Jelang Laga Juventus vs AC Milan, Ini Peyebabnya
Berdasarkan data terbaru pada 12 Juni 2020, jumlah keseluruhan Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Sumsel sebanyak 7.343 orang, terdiri dari orang selesai dipantau 5.472 dan orang yang masih dilakukan pemantauan sebanyak 1.871 orang.