Diet Asyik dengan Santap Burger Roti Gandum Pertama di Palembang Buatan Jack's Burger & Sandwich
Jack's Sandwich and Burger baru saja meresmikan keberadaan mereka di Jalan Basuki Rahmat, depan Klinik Dian Medika, deretan kantor gojek, Palembang.
Penulis: Jati Purwanti | Editor: Refly Permana
Laporan wartawan Sripoku.com, Jati Purwanti
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Jack's Sandwich and Burger baru saja meresmikan keberadaan mereka di Jalan Basuki Rahmat, depan Klinik Dian Medika, deretan kantor gojek, Palembang.
Dari namanya, udah tahu pastinya ya kuliner apa yang disajikan dari tempat yang ditata dengan konsep warung kecil menyerupai kontainer berdinding besi tersebut.
Yups. burger dan sandwich, dimana burger untuk sementara masih menjadi kuliner andalan dari tempat nongkrong berwarna hijau kegelapan ini.
• Hiburan Malam di Palembang Boleh Kembali Dibuka, Pol PP: Kita Cukup Monitor,Protokol Kesehatan Wajib
Dikatakan dr. Sandy Prasaja selaku pemilik, burger memang bukanlah kuliner baru di Palembang.
Namun, tentu dirinya sudah memiliki 'senjata' tersendiri untuk bersaing dengan burger dari tempat kuliner lain di Palembang.

"Salah satu nilai jual dari burger yang kita buat terletak pada roti gandum, dimana kita berani menyebut burger dengan roti gandum pertama di Palembang," kata Sandy, Sabtu (13/6/2020).
Karena terbuat dari gandung, Sandy mengatakan tidak merusak program diet untuk masyarakat yang mungkin saat ini sedang mencoba mengurangi berat badan.
Meski perut terasa kenyang, lantaran terbuat dari gandum, berat badan diyakini tidak bertambah signifikan.
Selain disediakan fresh setiap hari, Sandy mengatakan, roti gandum untuk burger yang ia jual juga diolah sendiri.
• 9 Kode Unik dan Rahasia WhatsApp, No 6 Bisa Intai Pasanganmu Melalui WhatsApp Bebas 24 Jam
Sehingga, tidak ada bahan pengawet di dalam roti tersebut, yang tidak mempengaruhi cita rasa dan keamanan dari burger.

Yang namanya burger, tentunya sangat berpengaruh dari kualitas daging yang digunakan.
Sadar akan hal tersebut, Sandy memastikan burger yang ia jual memakai daging segar yang tidak disetok per hari.
• Isolasi Mandiri Boleh, tapi Jika Meninggal Dunia dengan Covid-19 Pemulasaraan Dilakukan Rumah Sakit
Dengan kata lain, daging yang ia siapkan setiap harinya selalu berganti sehingga konsumen pasti merasakan bahwasanya bukan daging lama yang digunakan dalam burger tersebut.
Daging ini juga, kata Sandy, diolah sendiri.
Bukan daging yang dibeli sudah di dalam kemasan, sehingga terjamin tidak ada bahan pengawetnya.
"Untuk sementara ini, kita sajikan burger daging dan burger keju terlebih dahulu. Untuk harga, mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 42 ribu, tergantung patty dan kejunya," kata Sandy.

Ketika disantap, burger buatan Jack's Burger and Sandwwich memang empuk di lidah.
Porsinya dijamin pas dengan perut, kecuali untuk kalian yang memang doyan burger, mungkin satu porsi terasa kurang ya, hehehe.
• Angka Kematian Covid-19 AS Lampaui Kematian PD I, Diperburuk Demo Kematian Floyd
Jika tidak disantap tanpa saus sambal, bagi yang pecinta pedas, mungkin tidak terlalu menantang lantaran cita rasa pedasnya tidak terlalu kentara.
Bahan campuran seperti bawang juga dirasa pas, tidak terlalu banyak tetapi rasanya tetap ada.
Sementara dagingnya, dijamin nggak kecil kok, malah terkesan lebih tebal ketimbang kebanyak burger pada umumnya.
Lantaran di tengah pandemi Virus Corona, Dian mengatakan untuk saat ini pihaknya belum menerima layanan makan di tempat.
Pecinta burger bisa memesan via Go Food dengan mencari kata kunci J sandwich and Burger.
Atau, bisa pesan langsung lewat nomor yang tertera di akun Instagram bernama jacks_sandwich_burger.