Masa Rehab Narkoba Belum Selesai, Nunung & Suami Sudah Dapat Izin Keluar, Tetap Didampingi Perawat

Seperti diketahui, pasangan yang menikah pada 30 Agustus 2012 tersebut divonis hukuman rehabilitasi selama 1,5 tahun.

Penulis: Nadyia Tahzani | Editor: Welly Hadinata
Kolase Sripoku.com/Instagram/triretnoprayudati_nunung/YouTube TVOne
Nunung dan Suami 

SRIPOKU.COM - Sejak ketahuan menggunakan narkoba beberapa waktu lalu, komedian Nunung kini diketahui sedang direhabilitasi. Untuk melepas kerinduan, Andre Taulany dan Sule sahabatnya tampak menjenguk.

Nunung direhabilitasi atas ketergantungan narkoba di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur.

Seperti diketahui, pasangan yang menikah pada 30 Agustus 2012 tersebut divonis hukuman rehabilitasi selama 1,5 tahun.

Akan tetapi, Nunung dan Iyan sudah mendapatkan izin keluar dari Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur.

Setelah diamankan Nunung dan suami menjalani rehabilitasi dan kini ia mendapatkan izin keluar, kenapa?

Melansir Tribunnews, Nunung pun menceritakan bahwa ia masih tetap didampingi oleh dua orang perawat dan kontrol hingga masa rehabilitasinya berakhir pada Juli 2020 mendatang.

Nunung
Nunung (Tangkap layar Instagram/@62.news/@triretnoprayudati_nunung via tribunkaltim.co)

 Kisah Asmaranya Terbongkar, Vicky Prasetyo Diam-diam Pernah Pacari Tante Nikita Willy, Nipu Lagi?

 Kronologi Kecelakaan di Jalan Mayjen Yusuf Singadekane Palembang, Korban Ada Tato di Kaki Kanan

 Seluruh Pasien Covid-19 di Muratara Sumsel Sembuh, Gugus Tugas Ungkap Rahasia Pasien Sembuh Corona

Dengan begitu, pemilik nama Tri Retno Prayudati ini mengatakan, dirinya belum bebas murni dari RSKO.

"Masih masa (rehabilitasi) aku. Aku sebetulnya juga masih (direhabilitasi) sampai nanti akhir Juli," kata Nunung.

"Masih didampingi sama perawat, sama konselor, masih didampingi sama pihak RSKO," ujarnya.

Lebih lanjut, Nunung mengatakan bahwa ia dan suaminya masih harus melakukan kontrol meski masa rehabilitasi mereka berakhir.

Nunung dan Iyan diwajibkan untuk mengontrol kesehatan setiap satu minggu sekali selama 6 bulan ke depan.

Kendati demikian, setelah Juli 2020, Nunung mengatakan masih harus rutin kontrol sampai enam bulan ke depan.

"Setelah Juli selesai pendampingan, saya juga selama masih ada waktu enam bulan lagi saya seminggu sekali kontrol," cerita Nunung.

"Kayak tes urine, terus kontrol, masih kayak gitu, masih diwajibkan meskipun udah enggak ada pendampingan. Tapi masih diwajibkan untuk kontrol selama enam bulan," katanya

"Masih kayak gitu masih diwajibkan meskipun sudah enggak ada pendampingan. Tapi masih diwajibkan untuk kontrol selama 6 bulan," ujar Nunung menambahkan.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved